Bogordaily.net — Mahasiswa Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Panca Sakti Bekasi menggelar workshop Pendampingan Menganalisis Status Gizi Anak Berdasarkan Standar Antropometri Anak Indonesia di Ruang Paseban, Balai Kota Bogor, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini menghadirkan narasumber Dr. dr. Debie Susanti, M.Gizi, serta diikuti guru PAUD, TK, RA, SPS, dan kader Posyandu.
Workshop diinisiasi oleh Anni Farhani, Nia Soniati, Vina Vebianti, Teta Nurul Ismah, dan Eka Saferiyatin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam menganalisis status gizi anak untuk mendeteksi dini stunting, wasting, dan masalah gizi lainnya.
Dr. dr. Debie Susanti, M.Gizi, menegaskan bahwa pengukuran tinggi dan berat badan anak tidak cukup hanya dicatat, tetapi harus dianalisis sesuai standar antropometri agar status gizi diketahui dan intervensi dapat dilakukan jika diperlukan.
“Harapan saya, kegiatan ini bisa membantu Pemerintah Kota Bogor mendeteksi stunting agar cepat ditangani, sekaligus meningkatkan status gizi anak supaya mampu bersaing di dunia internasional,” ujarnya.
Ketua Pelaksana PKM, Anni Farhani, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya masa golden age dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak.
“Permasalahan gizi, termasuk pencegahan stunting dan pemahaman antropometri yang tepat, menjadi fondasi utama dalam menciptakan anak-anak yang sehat, cerdas, dan berkarakter positif,” kata Anni.
Kegiatan ini turut dihadiri Lurah Pasir Kuda Wildan Rayhan, Bunda Stunting Pasir Kuda Siti Rohaya, dr. Hj. Yeti Haryati, FINASIM, Yusniar Ritonga, Komisioner KPAI Kota Bogor Geri Tri Ikanova, Bidan Windi Rusdi, serta para Ketua PAC Wanita Syarikat Islam Kota Bogor.
Melalui workshop ini, para mahasiswa berharap terbangun kolaborasi antara pendidik, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat deteksi dini masalah gizi serta mewujudkan generasi Kota Bogor yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.***

