HomeKota BogorDua Suporter Persib Dibacok Kelompok Tak Dikenal di Bogor, Polisi Periksa Saksi

Dua Suporter Persib Dibacok Kelompok Tak Dikenal di Bogor, Polisi Periksa Saksi

Bogordaily.net – Dua suporter sepak bola Persib Bandung menjadi korban penyerangan oleh kelompok tidak dikenal di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, tepatnya di depan gerai Domino’s Pizza, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (25/10/2026) malam.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka bacok akibat senjata tajam. Korban pertama mengalami luka di bagian lutut kiri, sedangkan korban kedua mengalami luka di bagian pinggang belakang. Keduanya kemudian dibawa ke RS Hermina untuk mendapatkan penanganan medis.

Humas Polresta Bogor Kota, Imam, menjelaskan bahwa penyerangan bermula saat kedua korban melintas di Jalan Raya KH Abdullah Bin Nuh, kawasan Yasmin. Mereka kemudian dihadang oleh sekelompok orang tidak dikenal yang mengenakan kaus berwarna putih.

“Pada saat korban melintas di Jalan Raya KH Abdullah Bin Nuh, tepatnya di depan Domino’s Yasmin, korban dihadang oleh kelompok orang tidak dikenal. Korban kemudian terjatuh dan diserang menggunakan senjata tajam berupa golok dan celurit hingga mengalami luka bacok,” ujar Imam berdasarkan kronologi kejadian.

Adapun kedua korban diketahui bernama M Haikal Ramadon, kelahiran 13 Januari 2005, dan Mochamad Yavis Putra Sardiansyah, kelahiran 14 Januari 2008. Keduanya merupakan warga Kampung Cemplang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Dalam kejadian tersebut, M Haikal Ramadon mengalami luka bacok di bagian lutut kiri, sedangkan Mochamad Yavis Putra Sardiansyah mengalami luka bacok di bagian pinggang belakang.

Sementara itu, polisi turut mencatat dua orang saksi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, yakni Muhammad Agus Mahfudim, warga Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Barat, serta Derian Ripty Pratama, warga Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Usai menerima laporan kejadian, petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mencari keterangan saksi-saksi, serta melakukan dokumentasi untuk mendukung proses penyelidikan.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas kelompok yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here