HomeInternasionalKisah Tragis Muhammad Taufiq, WNI Eks Sopir Taksi yang Tewas Jadi Tentara...

Kisah Tragis Muhammad Taufiq, WNI Eks Sopir Taksi yang Tewas Jadi Tentara Bayaran Rusia di Ukraina

Bogordaily.net – Warga negara Indonesia (WNI) tewas sebagai tentara bayaran Rusia dalam perang melawan Ukraina.

WNI itu bernama Muhammad Taufiq dilaporkan tewas saat menjalani pertempuran pertamanya bersama pasukan pendudukan Rusia di Ukraina.

Pria kelahiran Sorong, Papua Barat, pada 1978 itu direkrut menjadi tentara bayaran Rusia dan bertugas sebagai penembak senapan mesin.

Identitas Taufiq diungkap Direktorat Intelijen Pertahanan Ukraina (GUR) melalui laporan yang dipublikasikan seperti dikutip dari Armyinform.com.ua, Sebelum terlibat dalam perang Rusia-Ukraina, Taufiq diketahui pernah bekerja sebagai sopir taksi di Indonesia.

Menurut laporan GUR, Taufiq pernah tinggal di Surabaya, Jawa Timur.

Ia juga memiliki pengalaman bekerja sebagai manajer di sebuah perusahaan agribisnis serta pernah bekerja di Amerika Serikat dan menguasai bahasa Inggris.

GUR mengungkapkan, perekrut Rusia diduga menemukan Taufiq setelah pria tersebut mengirimkan curriculum vitae (CV) untuk mencari pekerjaan.

Taufiq kemudian diduga tergiur janji penghasilan hingga memutuskan berangkat ke Moskow.

Di ibu kota Rusia tersebut, Taufiq disebut masuk dalam skema perekrutan warga negara asing untuk bergabung dengan militer Rusia dan diterjunkan ke medan perang Ukraina.

Pada 19 April 2026, Taufiq menandatangani kontrak selama satu tahun dengan pasukan pendudukan Rusia di Kota Korolyov, wilayah Moskow.

Ia kemudian ditugaskan sebagai penembak senapan mesin atau machine gunner.

Setelah menandatangani kontrak, Taufiq dikirim ke pusat pelatihan militer di dekat Voronezh.

Namun, ia hanya menjalani pelatihan selama sekitar satu setengah pekan sebelum dipindahkan ke wilayah pendudukan Rusia di Ukraina pada awal Mei 2026.

Nasib Taufiq berakhir tak lama setelah tiba di medan perang.

GUR menyebut warga Indonesia tersebut tewas dalam pertempuran pertamanya ketika pasukan Rusia berupaya memperluas wilayah pendudukan.

Pertempuran itu berlangsung dalam upaya pasukan Rusia bergerak dari Desa Zelena Dolyna menuju Novoselivka dan Drobysheve, wilayah Donetsk, Ukraina.

Kematian Taufiq menjadi salah satu kasus keterlibatan warga negara asing dalam militer Rusia yang diungkap intelijen Ukraina.

GUR menyebut pihaknya terus mempublikasikan bukti perekrutan warga asing untuk berperang di Ukraina melalui platform Stop Russian Recruiters.

GUR juga mengingatkan warga negara asing yang telah bergabung dengan pasukan Rusia bahwa mereka masih memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri dengan menyerahkan diri kepada pihak Ukraina.

Informasi mengenai prosedur menyerah tersebut disampaikan melalui layanan Telegram I Want to Live atau Khochu Zhit, sebuah proyek yang ditujukan bagi personel militer Rusia maupun warga asing yang ingin menghentikan keterlibatannya dalam perang.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here