14 Halte akan Dibangun di Depok

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Pengoperasian bus Trans-Jakarta dari Kota Depok rute Terminal Margonda-Cawang masih menunggu izin Kementerian Perhubungan, temasuk pembangunan sejumlah halte di sepanjang jalur yang dilalui.

Jalur yang akan dilintasi bus Trans-Jakarta rute tersebut antara lain, Jalan Margonda-Jalan Insinyur Haji Juanda-Tol Cijago-Tol Jagorawi, kemudian keluar di Cawang dan masuk ke halte Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Read More

Rencana pengoperasian bus Trans-Jakarta rute tersebut merupakan pengganti bus Trans-Jabodetabek rute Terminal Margonda-Pusat Grosir Cililitan (PGC)-Gorgol yang pernah beroperasi pada September 2015 lalu, tetapi terhenti karena kurang diminati penumpang.

“Kami belum bisa memastikan kapan bus Trans-Jakarta rute Depok-UKI akan dioperasikan dan kapan halte di sepanjang Jalan Margonda, Pancoran Mas, dan Jalan Insinyur Haji Juanda akan dibangun,” kata Kepala bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Depok Anton Tofani Muharram, pekan lalu.

Menurutnya, rencana pengoperasian bus tersebut selain memerlukan izin dari Kementerian Perhubungan juga memerlukan sejumlah halte untuk memberi kenyamanan kepada penumpang.

Oleh karena itu, pada April lalu pihaknya telah membahas masalah itu bersama Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Budi Kalisono di Jakarta.

Halte yang akan dibangun untuk menunjang pengoperasian transportasi massal dari salah satu kota penyangga Jakarta tersebut tercatat 14 unit yang tersebar di sepanjang Jalan Margonda dan Jalan Insinyur Haji Juanda.

“Selaku pengelola angkutan di kawasan penyangga, kami diminta menyiapkan titik-titik lokasi (haltenya),” ujar Anton.

Biaya untuk membangun 14 halte itu berasal dari dana APBN Kementerian Perhubungan.

Namun, berapa totalnya ia tidak tahu.

“Kami hanya diminta menyiapkan titik lokasi (halte) karena katanya bus Trans-Jakarta tidak lama lagi akan menjangkau Depok mengangangkut penumpang yang hendak ke Jakarta,” tambah Anton.

Atas rencana itu pula, Dinas Perhubungan Kota Depok telah menyiapkan 14 lokasi yang dinilai tepat untuk menunjang pengoperasian bus Trans-Jakarta.

Dari halte sebanyak itu, empat di antaranya dibangun di sepanjang Jalan Margonda dan 10 halte di Jalan Insinyur Haji Juanda.

“Keberadaan halte ini akan membuat Trans-Jakarta diminati,” ucapnya.

Tarif murah

Tarif yang akan diberlakukan untuk bus rute itu Rp3.500 per penumpang, atau jauh lebih murah bila dibandingkan dengan tarif bus Trans-Jabodetabek yang telah berhenti beroperasi, yakni Rp9.000.

Mahalnya tarif itulah, ujar Anton, yang menjadi penyebab utama bus Trans-Jabodetabek rute Terminal Depok-PGC-Gorgol berhenti beroperasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Raden Gandara Budiana mengatakan sasaran bus Trans-Jakarta rute Terminal Margonda-UKI ialah warga yang sehari-hari menggunakan mobil pribadi dari Depok menuju Jakarta.

Sebab, berdasarkan hasil kajian, jumlah mobil pribadi yang masuk ke Jakarta dari Kota Depok 419.253 unit.

Dengan mengalihkan pengguna mobil pribadi sebanyak itu ke bus, diharapkan kepadatan kendaraan di Ibu Kota bisa berkurang.

Ia juga mengungkapkan pengoperasian bus tersebut tidak akan bersinggungan dengan operasional bus reguler dan angkutan kota.

Jalur yang dilintasi Trans-Jakarta rute Terminal Margonda-UKI tidak dilewati kedua angkutan umum tersebut. (BD)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *