Thursday, 25 April 2024
HomeNasionalBentrok FPI dan GMBI Meluas dari Bandung, Bogor, Ciamis Hingga Bekasi. Nih...

Bentrok FPI dan GMBI Meluas dari Bandung, Bogor, Ciamis Hingga Bekasi. Nih Video Lengkapnya!!

BOGORDAILY- Bentrok Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Bandung, Kamis 12 Januari 2017, meluas ke Bogor, Bekasi hingga Ciamis. Massa FPI merusak dan membakar kantor Sekretariat GMBI di Kampung Tegalwaru, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Informasi yang dihimpun, aksi perusakan kendaraan dan pengeroyokan terhadap anggota FPI sebelumnya memicu aksi balasan puluhan anggota FPI Ciampea, Bogor. Beberapa saat sebelum kejadian, petugas Kepolisian Sektor Ciampea telah melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di markas GMBI, karena ada informasi massa FPI akan melakukan aksi balasan.

“Petugas juga telah melakukan imbauan dan negosiasi terhadap massa yang ingin mengetahui keberadaan markas GMBI,” kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena, Jumat (13/1/2017).

Namun karena jumlah massa banyak, sehingga petugas tidak bisa menghalau mereka. Mereka merangsek masuk dan merusak hingga membakar kantor sekretariat GMBI.

Aksi berhasil diredam setelah ratusan anggota polisi dikerahkan ke lokasi kejadian. Polisi juga mengamankan 20 orang anggota FPI yang diduga melakukan perusakan dan pembakaran markas GMBI.

“20 orang itu masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor,” ujar Ita.

Saat ini di lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi. Lokasi itu pun jadi tontonan warga yang ingin melihat dari dekat.

Sebelumnya, massa FPI bentrok dengan kelompok lain usai pemeriksaan Rizieq Shihab di Markas Polda Jawa Barat, Bandung. Satu mobil milik anggota FPI rusak berat karena dilempari batu oleh orang tak dikenal.

Anggota FPI, Mulyawan, yang naik mobil Toyota Avanza hitam dengan pelat nomor F 1441 GQ itu mengungkapkan, sekolompok orang melempari dengan batu saat ia hendak meninggalkan Markas Polda Jawa Barat. Bahkan, dia mengalami luka akibat dari lemparan tersebut.

“Dilempar pakai batu, dipukul pakai balok. Langsung tiba-tiba menyerang,” ujar dia, Kamis 12 Januari.
Akibat serangan itu, ujar Mulyawan, ia mengalami luka. “Tangan luka, kaki juga luka,” ucap dia.

DI CIAMIS

Tak hanya di Bogor, Markas GMBI Distrik Ciamis dilempari sekelompok orang tak dikenal pada Jumat, 13 Januari 2017, sekitar pukul 01.30 WIB. Sebuah sepeda motor yang diparkir di Sekretariat GMBI pun hancur, tetapi tak ada korban akibat peristiwa tersebut.

Sekretariat yang berlokasi di Jalan Otto Iskandar Dinata, Dusun Lingggamanik No 1 RT 01/05 Desa Panyingkiran, Kabupaten Ciamis, itu mengalami pecah kaca di bagian depan rumah. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan para pelaku diduga menggunakan batu dan kayu untuk melempari rumah kontrakan tersebut.

“Papan nama sekretariat rusak dan sepeda motor yang terparkir di halaman sekretariat LSM GMBI juga ikut menjadi sasaran yang mengakibatkan sepeda motor tersebut rusak di bagian body-nya. Pada saat kejadian, tidak terdapat anggota GMBI,” kata Yusri di Markas Polda Jawa Barat, Jumat (13/1/2017).

Usai pelemparan, para pelaku langsung kabur. “Saat kejadian tidak terjadi bentrok fisik, para pelaku kabur dan berhasil lolos dari kejaran petugas patroli Polres Ciamis,” kata Yusri.

Meski tidak ada korban jiwa, polisi masih berjaga di lokasi kejadian dan menyelidiki kasus perusakan ini. “Lokasi kejadian kita amankan, dan pengejaran terhadap pelaku perusakan tengah dilakukan Polres Ciamis,” ucap dia.

Polda Jawa Barat juga meminta agar Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Front Pembela Islam (FPI) untuk menahan diri untuk mencegah polemik berkepanjangan. Seluruh Polres di wilayah hukum Polda Jawa Barat untuk meredam dengan menemui tokoh kedua kelompok tersebut.

“Kami imbau GMBI dan FPI menahan diri, jangan terprovokasi. Jangan termakan isu-isu tidak benar,” ucap Yusri.
‎‎
Yusri mengatakan, para tokoh dari kedua kelompok itu bisa menjaga situasi Jawa Barat untuk tetap kondusif. “Para Kapolres untuk mendekati serta mendatangi tokoh-tokoh FPI dan GMBI. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas,” ucap Yusri.

Sementara itu, Kepala Polsek Cikarang Selatan, Polres Bekasi, Komisaris Alin Kuncoro, mengatakan, situasi di Cikarang Selatan terpantau kondusif. Ketegangan antar Ormas dengan LSM tertentu berhasil diredam.
“Situasi sekarang kondusif,” ucap Alin, Jumat (13/1/2017).

Di Kota Bekasi, sempat terjadi ketegangan antara 2 ormas menyusul insiden di Bandung, di mana sejumlah anggota FPI terluka akibat diduga dikeroyok anggota LSM usai pemeriksaan Habib Rizieq di Mapolda Jawa Barat. (lip6/go)

Video bentrok di bandung:

https://www.youtube.com/watch?v=_Tv2coBpoLo

Selanjutnya:

https://www.youtube.com/watch?v=IO83i5xKS1c

Video Pembakaran markas GMBI di Bogor:

https://www.youtube.com/watch?v=UOaFDZ1uR6U

Pasca Pembakaran:

https://www.youtube.com/watch?v=Qn2KkVkJoIs

Video Sweeping FPI kepada GMBI di Bekasi:

https://www.youtube.com/watch?v=CvlF0PjsHs0

FPI rilis Video Kronologi Awal Bentrokan:

https://www.youtube.com/watch?v=m30DmopFPJg

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here