Author: Admin

Turki Tolak Perang Ekonomi, tapi Enggan Diam Hadapi AS

Turki Tolak Perang Ekonomi, tapi Enggan Diam Hadapi AS

INTERNASIONAL
BDN - Juru bicara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Ibrahim Kalin mengatakan negaranya tidak mendukung perang ekonomi. Pernyataannya menyinggung situasi yang sedang dihadapi Turki dengan Amerika Serikat (AS). "Turki tidak mendukung perang ekonomi. Tetapi tidak mungkin tetap diam saat diserang," kata Kalin pada Rabu (15/8), dikutip laman Anadolu Agency. Hubungan antara Turki dan AS menegang setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan menaikkan bea masuk atas impor aluminium dan baja dari Turki menjadi 20-50 persen. Hal itu menyebabkan nilai mata uang Turki kolaps dan terpuruk. Namun, Kalin mengatakan saat ini kondisi ekonomi Turki mulai membaik. "Kami melihat itu (ekonomi) telah mulai membaik kemarin. Ini adalah harapan utama kami bahwa perbaikan ini akan terus berlanjut," ujarnya.
Gamis Renang Khusus Hijaber cuma Rp285 Ribu

Gamis Renang Khusus Hijaber cuma Rp285 Ribu

LIFESTYLE
Hijaber yang punya hobi berenang kini boleh tampil percaya diri dengan gamis renang. Lima mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Muhammaf Hafiz Ambiya, Elfiana Nur Fitriani, Ratna Sholatia, Siti Nurjanah dan Nasikhudin menciptakan gamis renang dengan model rok celana lengkap dengan hijabnya berlabe Swim Dream. Ketua Tim Swim Dream Muhammaf Hafiz Ambiya ini menuturkan, ide ini tercetus melalui Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K). Mereka melihat peluang  banyaknya mahasiswa yang sering renang namun tidak memiliki pakaian renang yang syar’i atau menutup aurat. Baju renang ini, kata dia, dibuat persis seperti gamis pada umumnya. Namun, terdapat resleting di bagian bawah depan dan belakang agar gamis tetap bisa dijadikan celana saat ingin berenang. Satu paket gamis
Zidane Ngebet Latih Mu

Zidane Ngebet Latih Mu

SOCCER
Zine­dine Zidane dilaporkan menolak beberapa peker­jaan yang ditawarkan kepa­danya. Hal itu dilakukan Zizou, sapaan akrab Zidane, agar dapat menangani Man­chester United. Sebab jika Man United sedang mem­butuhkan pelatih baru dan di saat yang bersamaan Zi­dane terikat kontrak dengan tim lain, pelatih asal Prancis itu kesulitan bergabung ber­sama Setan Merah. Karena itu, Zidane setia menunggu hingga ja­batan pelatih Man United kosong. Sebelumnya, Zi­dane disebut-sebut menda­patkan tawaran untuk men­jadi pelatih Tim Nasional (Timnas) Qatar di Piala Dunia 2022 dan dijanjikan jabatan sebagai konsultan untuk Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici. Sementara itu, pos pelatih The Red Devils –julukan Man United– saat ini ditempati Jose Mourinho. Selama di­tangani Mourinho, prestasi Man Uni
Ducati Sebut Lorenzo bakal Gagal di Honda

Ducati Sebut Lorenzo bakal Gagal di Honda

SPORT
Manajer Tim Ducati Corse Davide Tar­dozzi merasa Jorge Lorenzo akan mengalami kegagalan saat ber­gabung bersama Repsol Honda pada musim depan. Sebab, men­urutnya, Ducati adalah tim yang tepat setelah keberhasilannya pada pertengahan musim ini. “Apa yang bisa saya katakan adalah bahwa Jorge pasti akan kalah, karena di sini dia telah menemukan keluarga yang mengikutinya dan tim yang mem­berinya apa yang dia inginkan,” ungkap Tardozzi. Sekadar diketahui, Lorenzo sendiri mengalami kesulitan ketika datang ke Ducati pada musim pertamanya. Tak ada kemenangan satu pun yang diraih X-Fuera, julukan Lorenzo, ber­sama Desmosedici. Begitupun pada awal musim MotoGP 2018. Meski begitu, pada pertengahan musim Lorenzo mampu tampil mentereng dengan meraih tiga kemenangan. Namun, penyesa­lan memang sela
Balita Pecandu Rokok bakal Diterapi

Balita Pecandu Rokok bakal Diterapi

NASIONAL
BDN - Karena viral di media sosial, akhirnya petugas medis dari Puskesmas Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mendatangi rumah balita 2,5 tahun yang diketahui kerap mengisap rokok, Rabu (15/8). Hasilnya petugas memastikan balita yang berinisial RAF ini memang mulai mengalami tanda kecanduan rokok. Sebelumnya RAF putra dari pasangan Misbahudin (45) dengan Maryati (35) warga Kampung Pondokanyar, RT 04/04, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, itu menghebohkan masyarakat Sukabumi. Perilaku RAF dinilai tak wajar. Ia seringkali mengambil puntung rokok yang berada di depan rumahnya. ”Awalnya RAF mengalami status gizi di Bawah Garis Merah (BGM),” ujar Kepala Puskesmas Cibadak Maman Surahman kepada wartawan di sela-sela memeriksa kondisi kesehatan RAF. Setelah ditangani petugas puske
Super Tajir, Punya Rumah Mewah Di AS

Super Tajir, Punya Rumah Mewah Di AS

SELEB
Chaca Frederica mengunjungi rumah Nia dan Ardie. Terlihat rumah Nia-Ardie begitu besar dengan nu­ansa hitam-putih. “Rumahnya bagus ya, American house gitu, hitam-putih minimalis,” kata Chacha. Di situ, Chacha Frederica makan di ruang makan rumah Nia Ramad­hani. Mereka berbincang soal dunia keartisan. Video rumah Nia-Ardie di Beverly Hills itu pun menda­pat perbincangan warganet. Ada yang menilai Nia berun­tung menikah dengan Ardie. “Hidup nia enak berun­tung banget,” komen Calissa Lissa. “Boleh di sebut berun­tung !….. tp bagai­mana dgn nasib para korban lumpur la­pindo peru­sahaanne p a k ’ e ,” tukas ne­t i z e n lain­nya. Tak cuma soal ru­mah. Ke­hidu­pan anak-anak Nia juga jadi sorotan. Seperti gaun biru dengan aksen kupu-kupu di bagian atas yang dipakai putri sulungnya, Mik­hayl
Asyik, Gedung Sdn Kampung Tengah Segera DiRelokasi

Asyik, Gedung Sdn Kampung Tengah Segera DiRelokasi

BARAT
BDN - Gedung SDN Kampung Tengah, Desa Pura­seda, Kecamatan Leuwiliang yang porak-poranda akibat dihantam banjir bandang pada Oktober 2017 hingga kini belum juga ada kejelasan kapan se­kolah itu akan dibangun. Menurut pengajar SDN Kam­pung Tengah, Edi Mulyadi, perencanaan pembangunan gedung SDN Kampung Tengah hingga kini masih nihil. “Akibat hantaman banjir bandang, bangunan sekolah pun luluh lantak. Dari enam ruang kelas, dua bangunan tidak bisa di­fungsikan. Terpaksa, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa kelas 2 dan 3 harus disekat,” katanya. Meski sudah dipasang bron­jong penahan air, tidak banyak membantu. Akibatnya, jika cuaca mendung, sebanyak 116 siswa dipulangkan lebih awal. “Kalau sudah mendung dan mau hujan, siswa pulang lebih awal,” bebernya. Di tempat yang sama, seorang pe
Warga Ontrog Sepuluh Buruh Asing

Warga Ontrog Sepuluh Buruh Asing

TIMUR
BDN - Keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di salah satu perusahaan, Kampung Sindanglengo, RT 04/04, Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, viral di media sosial. Sebab, TKA ini melakukan pekerjaan sebagai buruh kasar. Sekretaris Desa (Sekdes) Klapanunggal, Magriza Djubaedi, mengatakan, belum lama ini memang ada warga yang berunjuk rasa di perusahaan tersebut lantaran banyak TKA yang bekerja sebagai buruh kasar. Sedangkan masyarakat setempat sulit bekerja di perusahaan itu. “Di PT Indo Global Bangun Teknologi benar ada TKA. Saya kurang tahu perusahaan itu bergerak di bidang apa,” katanya. Saat masyarakat demo, ia diminta kepala desa (kades) untuk menenangkan masyarakat agar tidak berbuat anarkis. Menurut dia, perusahaan tersebut sedang membangun gedung dan belum produks
Lintah Darat Ditolak Warga Mekarsari

Lintah Darat Ditolak Warga Mekarsari

UTARA
BDN - Ada yang berbeda di Kampung Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Di jalan masuk ke Kampung Mekarsari, terbentangkan spanduk bertuliskan penolakan rentenir atau lintah darat. Spanduk ini di dirikan warga sebagai bentuk atau bukti perlawanan terhadap praktik rentenir. Seperti yang disampaikan warga Kampung Mekarsari, Dayat Dadan (45). Ia sangat mendukung adanya penolakan bank keliling beroperasi di kampung halamannya. Sebab, praktik bank keliling selama ini bukan solusi permodalan bagi masyarakat kecil. Uang belum dipakai, besoknya sudah ditagih, hal itu malah merugikan bagi peminjam. “Praktik rentenir bank keliling ini sebenarnya sudah berjalan lama, bahkan sudah menjamur di setiap pelosok desa,” katanya. Hal senada diungkapkan warga lainnya Wahyu Hid
Lapak DiBongkar, Pedagang Kompak Bersihkan Drainase

Lapak DiBongkar, Pedagang Kompak Bersihkan Drainase

SELATAN
BDN - Imbas pembongkaran Pedagang Kaki Lima (PKL) sepekan lalu berdampak pada terganggunya puluhan pedagang yang hanya ber­gantung pada berniaga. Sebanyak 45 lapak diratakan dengan tanah oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor atas permohonan PD Pasar Tohaga. Tak ada perlawanan dari pedagang saat itu. Mereka hanya bisa pasrah tat­kala ’periuk nasi’ mereka harus di­robohkan. Padahal, seluruh lapak tersebut milik warga Cisarua alias masyarakat sekitar. Meski begitu, eks pedagang tersebut masih menunjukkan rasa tanggung jawabnya pada kebersihan lokasi yang dulu ditempati dengan membersihkan drainase di sepanjang lapak yang di­bongkar. ”Sejak dulu kami selalu per­hatikan kebersihan lingkungan tempat berjualan, hari ini (kemarin, red) para pedagang gotong-royong mem­bersi