Saturday, 22 June 2024
HomeKabupaten BogorSatu Balita Tewas Dibacok, Kapolsek Luka-luka. Heboh Pria Depresi Ngamuk di Rumpin...

Satu Balita Tewas Dibacok, Kapolsek Luka-luka. Heboh Pria Depresi Ngamuk di Rumpin Bogor!!

BOGORDAILY- Seorang pria warga kampung Pabuaran, Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor tiba-tiba mengamuk dan menganiaya warga. Nahasnya, balita berusia 3 tahun menjadi salah satu korban tewas dengan luka bacokan di bagian leher.

Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Jumat (13/1/2017) sore. Selain Anggun, sang balita yang menjadi korban, Royadi (70) warga sekitar, juga mengalami luka di bagian wajah dan jari nyaris putus karena menangkis sabetan golok.

Kapolsek Rumpin Kompol Surdin Simangunsong mengatakan sore itu korban dan keluarganya sedang menonton televisi di dalam rumah. Tiba-tiba pelaku yang diketahui bernama Mamat (40) tersebut datang sambil berteriak dan memegang golok. Belum diketahui motif pria ini mengamuk. Namun dugaan sementara, dia tengah mengalami depresi berat.

“Pelaku mendatangi korban sambil pegang golok. Saat itu korban dan ibunya sempat melarikan diri keluar dari rumah,” kata Kompol Surdin ketika dikonfirmasi.

Saat itu balita Anggun dan ibunya berhasil keluar rumah. Namun mereka dikejar oleh Mamat sambil mengacungkan goloknya.

“Kemudian, di depan masjid, korban yang sedang digendong oleh ibunya kembali diserang. Korban dibacok beberapa kali, ia mengalami luka bacok di bagian leher dan kepala,” terang Kompol Surdin.

Saat itu, Royadi, warga sekitar yang berada di lokasi, berusaha menyelamatkan Anggun. Namun nahas, Mamat malah menyerang Royadi dengan goloknya.

Setelah melukai kedua korban, pelaku langsung melarikan diri. Warga pun berdatangan ke lokasi, dan langsung menyelamatkan Royadi serta Anggun.

“Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit. Tapi korban atas nama Anggun meninggal. Dia (Anggun) sempat mendapat perawatan. Tapi, karena lukanya cukup parah, korban meninggal. Korban lain sampai saat ini masih dirawat di RSUD Leuwiliang,” terangnya.

Dalam peristiwa tersebut, Kapolsek Rumpin juga mengalami luka di bagian jarinya saat berusaha mengamankan pelaku. Namun akhirnya, berkat kesigapan anggota yang dibantu warga, Mamat akhirnya ditangkap dan dibawa ke Polsek Rumpin.

“Jadi saat itu memang tidak ada warga yang berani mendekati pelaku. Kemudian saya bersama anggota yang lain mendekat, tapi malah dilempari dengan batu oleh pelaku. Jari saya terluka karena menangkis batu,” pungkasnya. (bd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here