Thursday, 25 April 2024
HomeNasionalHarga Gabah Anjlok, Ini komentar Dirut Bulog

Harga Gabah Anjlok, Ini komentar Dirut Bulog

BOGORDAILY – Anjloknya harga gabah dalam beberapa hari terakhir lebih disebabkan oleh menurunnya kualitas gabah petani.

Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik () Djarot Kusumayakti mengatakan, saat ini terjadi penurunan kualitas gabah.

“Saya ingin menegaskan bahwa Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp 3.700 per kilogram itu ada syaratnya, syarat kualitas, yaitu kadar air maksimal 25 persen, kemudian kotoran 10 persen,” ujar Djarot saat berbincang dengan Kompas.com, Jumat (24/2/2017).

Djarot menjelaskan, penurunan kualitas tersebut disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak bersahabat saat musim panen.

“Kalau panen dalam cuaca hujan begini, kadar airnya suka tinggi bahkan sampai 30 hingga 35 persen, sehingga tentu tidak bisa disamakan dengan harga HPP,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan kualitas yang lebih rendah, harga gabah tentu akan turun di bawah HPP. “Kalau kadar air di bawah 25 persen di harga Rp 3.700, sedangkan harga gabah dengan kadar air 35 persen sudah pasti lebih murah,” paparnya.

Dengan tingginya kadar air dalam gabah maka diperlukan proses pengeringan dengan biaya yang tidak sedikit.

“Pertama kandungan air yang lebih banyak, kedua ongkos mengeluarkan air kan tidak murah, artinya itu harganya pasti di bawah Rp 3.700,” ucap Djarot.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here