Thursday, 25 July 2024
HomeKabupaten BogorIni Dia 4 Kasus Penculikan Bocah di Daerah-daerah

Ini Dia 4 Kasus Penculikan Bocah di Daerah-daerah

BOGOR DAILY-  Heboh belakangan memang santer terdengar. Di sejumlah daerah, isu ini banyak yang membuat resah. Sebagian terungkap, namun ada pula yang diamankan hanya karena pelaku dicurigai. Berikut beberapa yang ramai dalam beberapa hari ini.

  1. Yogyakarta, 20 Maret 2017

Korban berinisial M. Siswi sekolah dasar kelas III itu berhasil lolos dari penculikan. Korban menggigit tangan pelaku, kemudian langsung berlari. Lokasi upaya penculikan ini terjadi di jalan Perumahan Dukuh Asri, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta, Senin (20/3)

Kapolsek Mantrijeron, Yogyakarta, Kompol Agus Setyo Budi menjelaskan kejadian bermula saat tiga siswi SD, termasuk korban, berjalan bersama saat pulang sekolah. Di lokasi kejadian, sebuah mobil berwarna hitam memepet ketiga siswi. Pelaku kemudian menarik salah satu siswi berinisial M untuk dimasukkan ke dalam mobil.

“Anaknya ditarik. Anak itu kemudian menggigit tangan pelaku. Kemudian dilepas, anak itu terus lari. Kemudian ada yang melihat, kemudian mobil itu lari,” kata Agus Setyo

  1. Jakarta Timur, 21 Maret 2017

Tiga pengemis wanita harus berurusan dengan petugas Satpol PP Kelurahan Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Ketiganya diamankan petugas karena mencoba masuk ke rumah salah satu warga dan diduga hendak melakukan penculikan. Di antaranya, Yana (44), Turarasiah (59), dan Turia (48), warga Kampung Rawa tengah RT 02/6, Johar Baru, Jakarta Pusat.

“Ketiga  terduga pelaku langsung diamankan ke kantor Kecamatan. Mereka pengaku mau minta sumbangan. K ami juga imbau kepada warga, jika ada pengemis yang meresahkan, segera melapor ,” ujar Kepala Satpol PP Jakarta Timur Hartono

  1. Tangerang, 21 Maret 2017

Almiati (51) digelandang oleh warga ke Mapolsek Karawaci, Tangerang pada Selasa (21/3/2017) petang. Dia diamankan massa di Lapangan Cibodas, Karawaci Tangerang. Masyarakat menangkap ibu berusia 51 tahun ini lantaran diduga sebagai pelaku penculikan.

Ia terlihat mondar-mandir di lokasi penangkapan. Kemudian dirinya memanggil anak-anak kecil yang tengah asyik bermain di lapangan.

“Warga langsung mengamankannya dan dibawa ke kantor polisi, karena mereka menyangka bahwa dia (Almiati) berusaha menculik anak – anak. Tapi hasil pemeriksaan, rupanya dia sakit jiwa” ujar Kapolsek Kawaraci, Kompol Munir Yaji

  1. Tasikmalaya, 22 Maret 2017

Anggota TNI di Tasikmalaya, Jawa Barat membongkar sindikat di wilayah hukumnya. Pelda Tarmuji, anggota Kodim O612 yang berdinas di Desa Pasirsalam, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya ini menggagalkan yang akan dibawa ke Irian Jaya.

Ketiga pelaku yakni dua pria berinisial K (60) dan M (30) serta satu perempuan S (31). Terbongkarnya sindikat ini usai salah satu warga mengaku kehilangan putrinya berinisial SU (13) yang sudah tidak di rumah sejak 20 Februari 2017. Keluarga sudah melakukan berbagai upaya untuk mencari korban termasuk melaporkan kejadian pada kepolisian (met/bd)