Tuesday, 25 June 2024
HomeKabupaten BogorLihat! Sungai di Bekasi Berbusa, Bupati Bogor Kena Gugat

Lihat! Sungai di Bekasi Berbusa, Bupati Bogor Kena Gugat

BOGOR DAILY-  Kabar mengejutkan datang dari warga . Pemilik akun Facebook Ari Casto terang-terangan mengancam akan menggugat Nurhayanti . Penyebabnya, lantaran warga Kota ini merasa kesal melihat air Kali tercemar hingga penuh busa.
Bahkan, Nurhayanti hanya diberikan waktu 1 x 24 jam untuk segera memberikan penjelasan kepada mereka baik lewat media cetak maupun elektronik jika tak ingin didatangi sebanyak 2 juta warga. Melalui foto yang diunggahnya,

Ada dua foto yang diunggah oleh akun facebook Ari Casto pada Jumat (31/17), kemarin. Di foto pertama memperlihatkan konsisi sungai yang tampak keruh dan penuh busa. Sementara itu, difoto ke-dua tampak pengambilan angle gambar sungai secara utuh dari atas.

“Kami warga masyarakat Kota , menghimbau kepada , agar bertanggung jawab dan menjelaskan baik via media cetak dan juga elektronik, mengenai tercemarnya kali bekasi …!!!! 1×24 jam apabila tdk ada penjelasan . siap2 aja disambangi kurang lebih 2 jt jiwa warga masyarakat kota bekasi . #bekasiKotaki”

“Buru laah.. Keburu nyampe laut ini,” komentar akun Fadli Bontot Fadillah

“Ayo bang kita somasi,” kata akun TulIs Rustam Purba

Ini facebbok yang diunggah pemilik akun yang merupakan warga Bekasi

Sementara itu, akun Edoy Siburian berkomentar: “Iya ni kang… samping rmh saya kali cikeas kadang bau limbah kang…”

Menanggapi hal tersebut, , Nurhayanti mengaku sudah memerintahkan dinas terkait untuk menindak lanjuti laporan tersebut.

“Tadi sore ibu sudah menugaskan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) ditinjau ke lapangan (busa sudah hilang), sudah diambil sample untuk diteliti selanjutnya.

Menurutnya, saat bulan Januari sample yang diteliti oleh DLH masih dalam hitungan batas wajar.
“terakhir pengambilan sample bulan Januari masih dibawah ambang batas,” katanya.

Malah, sendiri akan menjadwalkan pertemuan antar kedua instansi untuk membicarakan masalah ini.
“Hari senin sudah dijadwalkan untuk dibahas di DLH kabupaten bersama DLH Kota Bekasi dan beberapa perusahaan yg diduga membuang limbah di kali Cileungsi,” tutupnya. (tib/bd)