Friday, 12 July 2024
HomeNasionalVideo: Detik-detik Evakuasi Ustadz Khalid Basalamah Saat Ceramah di Sidoarjo

Video: Detik-detik Evakuasi Ustadz Khalid Basalamah Saat Ceramah di Sidoarjo

BOGORDAILY- Sejumlah massa dari Gerakan Pemuda Ansor di Sidoarjo, Jawa Timur, melakukan aksi unjuk rasa di depan Masjid Shalahuddin perumahan Puri Surya Jaya, Ancab, Tulungan, Sidoarjo, tempat diselenggarakannya pengajian akbar dengan penceramah Khalid Basalamah, Sabtu (4/3/2017).

Aksi demonstrasi ini juga nyaris ricuh. Karena demonstran yang terus mendesak menginginkan Khalid Basalamah turun dari podium. Akhirnya oleh pihak-pihak terkait, melakukan negosiasi. Satu anggota pengajian di Masjid Shalahuddin Puri Surya Gedangan Sidoarjo diamankan petugas kepolisian.

Satu pemuda anggota pengajian itu diduga melakukan pemukulan terhadap M. Zaini Ketua Ancab Tulangan Sidoarjo saat terjadi kericuhan depan masjid yang menuntut ceramah Khalid Basalamah diakhiri.

“Saya tadi kaget saat adanya pemukulan. Syukur yang bersangkutan (pemukul red,) langsung diamankan polisi dan tidak sampai menimbulkan bentrokan,” kata Ketua PC Sidoarjo H Rizza Ali Faizin, Sabtu (4/3/2017).

Rizza juga meminta anggota polisi untuk memproses pelaku pemukulan. Dirinya sejak awal menginstruksikan dalam demo penolakan ini tidak bertindak anarkhis.

“Syukur di lapangan, meski anak-anak Ansor panas, tapi kepalanya tetap dingin tidak berbuat macam-macam menolak tokoh Wahabi itu. Malah anggota kami yang di lapangan, jadi korban pemukulan anggota jamaah setempat,” tukasnya.

Masih kata Rizza, pihaknya sampai kapanpun akan menolak gaya isi pengajian Khalid Basalamah kata-katanya kadang ada ujar kebencian terhadap ummat yang tidak sepaham dengan aliran yang dianutnya.

“Silakan berceramah, tapi sesuaikan dengan yang diajarkan Rosulullah SAW, santun mengedepankan kedamaian dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo, Jawa Timur H. Rizza Ali Faizin menilai ceramah Khalid Basalamah menjelek-jelekkan aliran tertentu. Hal itulah yang tidak diinginkan karena tindakan semacam itu menimbulkan permusuhan di masyarakat.

Menurut dia, terkait pengajiannya sendiri, tidak mempermasalahkan. Karena , termasuk warga NU juga melakukan pengajian. Namun, pengajian yang berisi mengkafirkan orang tanpa klairifikasi, sangat disesalkan.

“Yang kami sayangkan adalah penyampaian dan materinya itu cenderung mendiskreditkan aliran tertentu. Di NU dan Ansor itu selalu terbiasa klarifikasi atau tabayun. Sedangkan Khalid Basalamah itu menyatakan ini kafir, haram dan lain sebagainya. Bahkan untuk pemanggilan Sayyidina untuk Nabi Muhammad juga tidak diperbolehkan olehnya,” kata Rizza.

Rizza menegaskan, setiap ceramah yang disampaikan Khalid itu selalu menimbulkan kebencian, menjelek-jelekkan pihak tertentu dan provokatif. Bahkan, Khalid sendiri juga selalu mendapatkan penolakan dari berbagai pihak di setiap daerah di Indonesia ketika ia hendak mengisi acara pengajian.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir, mengaku sudah mengingatkan panitia agar Khalid Basalamah tidak dihadirkan, karena ada penolakan. Namun, Anwar juga tidak melarang karena negara sudah menjamin semua warga untuk melaksanakan kegiatan agama. Ketika ada reaksi penolakan dan atas dasar keamanan, agar acaranya ditunda dulu.

“Ke depan, kami akan melakukan silaturahim lebih baik lagi agar tidak terjadi hal yang sama karena miskomunikasi,” pungkasnya. (bd/ar)

Berikut ini video kericuhan di Masjid Shalahudin saat Ustadz Kh Basalamah sedang ceramah:

https://www.youtube.com/watch?v=v6JJMvz49V4

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here