Bangkitlah Pemuda!

Oleh : Hasbullah Rahmad

Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2017, besok menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia. Karena saat itulah para pemuda akhirnya bangkit dari penindasan kolonial. 89 tahun silam, perserikatan organisasi pemuda seluruh Nusantara bersatu untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia yang sesungguhnya.

Tak lagi pandang suku, agama,ras ataupun golongan, melainkan merasakan senasib sepenanggungan sebagai warga yang hidup dalam belenggu penjajahan. Sampai akhirnya muncul tekad untuk melepaskan diri dari penjajah. Seluruh organisasi pemuda merapatkan barisannya dalam Kongres Pemuda Indonesia Kedua. Mereka sadar bahwa penjajahan hanya bisa dilawan dengan satu cara ampuh, yaitu persatuan.

Persatuan visi, orientasi gerakan, semangat, dan kepentingan adalah jiwa yang mendasari terjadinya pertemuan akbar tersebut. Di bawah tekanan pemerintahan kolonial dan keterbatasan fasilitas, beberapa orang pemuda dengan latar belakang suku, agama, ideologi serta organisasi berbeda terpilih sebagai panitia.

Mereka bekerja keras mewujudkan terselenggaranya pertemuan tersebut. Hingga kebulatan tekad itulah yang berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan.

Lalu pertanyaannya,  bagaimana mewujudkan pemuda yang berkualitas di masa kini? Tentu harus dimulai dari diri sendiri. Karena, perbaikan suatu umat tidak akan terwujud tanpa adanya kesadaran tiap individu untuk memperbaiki diri. Apalagi untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang bersaing.

Untuk itu, seluruh pemuda Indonesia harus sadar akan pentingnya pendidikan demi mewujudkan generasi yang cerdas dan mandiri. Saatnya pemuda bangkit mengukir prestasi dengan menciptkan karya inovatif.

Bukankah Bung Karno pernah menyebut dalam pidatonya “Berikan aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia”. Artinya, Indonesia hanya butuh pemuda unggul yang memiliki kualitas dan visi menatap dunia. Inilah saatnya para pemuda Indonesia membuktikan. Bangkitlah pemuda!

Salam Indonesia Raya. Satu Nusa, Satu Bahasa, Satu Bangsa.