Maju di Pilwakot, Dedie Minta Bima Arya Tak Kuras Modal Besar

  • Whatsapp
Corona B117

BOGOR DAILY-Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar-Komisi dan Instansi KPK Dedie A Rachim memutuskan terjun ke politik dengan maju mendampingi bakal calon Wali Kota Bogor Bima Arya di Pilkada Bogor 2018.

Pada hari ini, Jumat (19/1/2018), Dedie mengikuti acara perpisahan bersama belasan alumni pegawai KPK lainnya, yang dihadiri Pimpinan KPK di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Acara tersebut berlangsung tertutup bagi awak media.

Seusai acara, Dedie mengatakan, Pimpinan KPK berpesan agar dia dan para mantan pegawai KPK tetap menjaga marwah KPK di mana pun kini berkarya.

Baca Juga  Walikota Bogor Bima Arya Didatangi KPK

“Saya menangkap pesan dari pimpinan di manapun kita berkarya tetap membawa nilai, membawa marwah, membawa martabat kehormatan KPK. Jangan sampai semua itu kemudian diciderai teman-teman yang kemudian sudah keluar dari KPK,” kata Dedie.

Jika mendapatkan amanah dari warga untuk memimpin Bogor bersama Bima, dia menganggap hal ini akan menjadi PR baginya untuk menciptakan pemerintahan di Bogor yang bersih korupsi.

“Saya kan ingin yang namanya pemerintah daerah selain melayani, tetapi juga lebih transparan dan memberikan suatu kemungkinan untuk menjadikan birokrasi lebih baik lagi, lebih bersih,” ujar Dedie.

Baca Juga  Empat Hari Jalur R3 Diblokir Warga

“Memang menjadi suatu langkah yang kita kejar ke sana. Jadi jangan diragukanlah ke-KPK-an saya,” tambah Dedie.

Dalam kontestasi pilkada, Dedie mengatakan, ia dan Bima sudah sepakat untuk tak melakukan kampanye dengan modal besar.

“Model kampanye kami lebih disederhanakan menyesuaikan dengan budget yang ada. Pak Bima tahu saya enggak bawa modal besar untuk kampanye,” ujar Dedie.

sumber: Kompas.com