BDN – Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, saat ini progres pembangunan Masjid Agung yang berlokasi di jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor sudah dimulai dikerjakan sejak 16 Juli 2018 dan ditargetkan untuk anggaran tahun ini rampung 12 Desember 2018 atau selama 150 hari.
“Seperti yang pernah saya sampaikan pembangunan Masjid Agung menggunakan APBD Kota Bogor tahun 2018 kurang lebih sebesar Rp 8,5 miliar, sekitar pertengahan Desember 2018 selesai. Ditargetkan Januari 2019 bagian bawah sudah bisa digunakan untuk beribadah,” kata Bima saat melakukan pengecekan didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor Boris Derurasman, Senin (20/08/2018).

Proses pembangunan lantai yang diperuntukkan untuk ibadah sholat dan mezzanine direncanakan pada 2019. Desember 2018 ditargetkan pembangunannya sudah naik keatas sehingga mezzanine-nya bisa dibangun tetapi belum ditutup.

Monitoring tersebut untuk memastikan penyerapan anggaran secara maksimal dan tidak ada permasalahan, selain memerintahkan dinas terkait, Bima mengaku akan rutin melakukan pengecekan.

“Jika sudah pengecoran berarti bisa mencapai 9 persen. Untuk target Insya Allah saya yakin tercapai dan untuk kendala Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada,” kata Herman yang juga selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Konsep pembangunan Masjid Agung kata Herman mengikuti perencanaan awal pada tahun 2015. Secara keseluruhan Masjid Agung terdiri dari 3 lantai termasuk mezzanine akan mampu menampung 3.000 sampai 5.000 jamaah. (humas:rabas/indra-SZ)

