Diduga Bodong, Galian C Resahkan Warga Cibeber

  • Whatsapp

Bogor Daily – Warga Kampung Ci­beber, Desa Cibeber 1, mengaku resah dengan adanya aktivitas penambangan galian C tanah merah dan teras di Gu­nung Sodong, Desa Leuwiliang, Keca­matan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Warga meminta Pemerintah Kecamatan Leuwiliang maupun Pemerintah Kabu­paten (Pemkab) Pemkab Bogor turun langsung untuk mengecek keberadaan galian C tersebut.

Warga sekitar, Yuyun (43), mengung­kapkan warga khawatir dengan adanya galian C yang diduga tidak memiliki izin galian liar tersebut. Warga resah aktivi­tas pertambangan tanah merah dan teras itu bisa merusak ekosistem alam di sekitar galian. Tak hanya itu, tanah merah dan batu teras yang diangkut menggunakan kendaraan besar jelas sangat mengganggu warga.

”Warga sangat diresahkan oleh pulu­han armada truk besar yang setiap hari hilir-mudik di halaman depan rumah warga. Setiap hari warga disuguhi debu yang mengotori rumah warga,” ujarnya. Menurut dia, hampir 24 jam puluhan armada angkutan truk tronton itu hilir-mudik dan keluar masuk Kampung Cibeber melalui Jalan Desa Cibeber 1.

Jalan tanah yang dilalui armada peng­angkut hasil tambang liar itu meng­ganggu sekali. Tak hanya kotoran debu, sebagian warga juga mengeluhkan In­feksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Warga seringkali meminta pengelola tambang galian melakukan penyiraman sepanjang jalan. Namun, permintaan warga tak pernah digubris.

Sementara itu, Kepala Desa Cibeber 1, Ucu Sukma, mengaku tidak tahu ada­nya galian yang sudah berlangsung satu bulan terakhir tersebut. “Setahu saya, itu lokasi galiannya masuk ke wi­layah tiga desa, yaitu Desa Cibeber 1, Karehkel dan Desa Leuwiliang,” kilahnya.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Ca­mat Leuwiliang, Chairuka Judhyanto, mengaku tidak tahu-menahu terkait adanya galian tersebut. ”Galian C yang mana? Ada juga perusahaan galian C yang sekarang sudah tidak aktif lagi,” katanya singkat saat dikonfirmasi mel­alui pesan singkat.

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *