BDN – Usai salat Jumat, ratusan warga Kampung Warna-Warni, RT 04/09, Katulampa, Bogor Timur, berbondong-bondong memadati lokasi lapangan dekat wisata ‘ngalun’. Mereka nampak begitu antusias menyambut ‘Pesta Rakyat’ yang gelar Pemerintah Kota Bogor itu.
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat, mulai dari Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Sekda Ade Sarip Hidayat, kepala dinas, camat dan lurah.
Bima Arya dan sang istri, Yane Ardian, yang datang mengendarai mobil klasik pabrikan 1937 menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk mengabadikan momen itu.
Para tamu undangan kemudian disambut grup marawis warga setempat. Dalam sambutan di panggung yang terletak di atas Sungai Kalibaru, Bima Arya menyatakan rasa bangganya bisa merayakan HUT RI bersama warga Katulampa.
“Saya bangga ada di sini karena ini adalah kelurahan terbaik se-Indonesia. Kampung yang penuh dengan warna. Di hari kemerdekaan ini, Insya Allah wali kota, wakil, sekda, camat, lurah dan semuanya yang merayakan di sini mengucapkan terima kasih kepada warga Katulampa yang luar biasa karena banyak prestasinya,” ungkap Bima.
Bima pun mengadu kemampuan tinju air di atas bambu. Setelah berduel hampir satu menit, politisi PAN itu mampu menumbangkan warga setempat. Seorang warga, Asep, mengaku senang bisa bertemu dan berduel permainan tinju air langsung dengan wali kota Bogor tersebut. Momen itu pun jadi momen langka yang belum tentu bisa diulang.
“Sangat senang lah, kapan lagi bisa bermain dan saling memukul wali kota. Waktu itu kurang seimbang, jadi pas dipukul terus langsung jatuh ke air. Tenaga pak wali cukup lumayan lah,” katanya.
Lalu, Ketua Panitia Pesta Rakyat Taufik mengatakan, sejak awal pesta rakyat digilir tiap tahunnya, di enam kecamatan se-Kota Bogor. Untuk tahun ini berlangsung di Kecamatan Bogor Timur. Kelurahan Katulampa pun dipilih berdasarkan beberapa kriteria. Di antaranya keberadaan kampung warna-warni dan ngalun di Sungai Kalibaru.
“Paling disukai ya main di sungai itu, makanya dominan main di air. Lomba ngalun dan adu bantal atau tinju air, yang paling favorit,” kata Taufik.

