Material Baju Balap yang Bikin Rider Aman

Bogor Daily – Wearpack atau racing suit merupakan perlengkapan keselamatan diri pebalap saat memacu kuda besi dalam kecepatan tinggi. Terlebih dalam aksi salip-menyalip sangat rentan bagi pebalap mengalami kecelakaan.

“Wearpack itu berfungsi untuk melindungi bagian bagian penting dari tubuh pebalap, seperti dada, tulang leher, tulang belakang, lengan, sikut, dan tulang kering,” ucap Reza Hendra selaku Technical Apparel Racing Suit AHRS, saat berbincang dengan detikOto, di Kantor AHRS, Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat.

Mengingat keberadaannya sangat penting bagi pebalap, tentu desain dan bahan yang digunakan tidak boleh sembarangan. Untuk menjahitnya saja perlu dipadu dengan bahan kevlar.

“Kalau baju balap kan sekarang banyak macam juga, dari yang mulai harga murah sampai mahal bahan juga ada yang semi kulit dan full kulit, untuk bahan kita menggunakan kulit sapi dan sudah standar Eropa,” tutur Reza.

Reza mengatakan daya tahan gesekan semi kulit tidak sekuat dengan bahan full kulit asli. Sehingga untuk balapan road race disarankan untuk menggunakan full kulit. Tentu bicara kualitas, harga pun berbicara, dan model protektornya yang berbeda

“Semi kulit paling di kisaran Rp 3 sampai 3,5 juta, kalau yang full kulit asli dari Rp 6,5 juta rupiah sampai Rp 9,5 juta, produk baru ini sudah anti-bakar, ditambah sudah ada pelindung di dada (chest protector), dan yang back protector juga sudah standar Eropa,” kata Reza.

Setiap wearpack juga sudah dilengkapi pelindung sikut, bahu, dan lutut. Untuk pelindung tersebut, AHRS pada varian wearpack terbarunya mulai menggunakan material dari magnesium.

Bagian lain yang menyita perhatian wearpack ialah punuk. Ternyata punuk memiliki peran keselamatan ganda, yakni selain melindungi tulang leher, dan tulang belakang pebalap juga sebagai tempat air minum.

Reza mengatakan produk AHRS tidak kalah dengan produk impor. Sebab, wearpack dari kulit sapi besutan AHRS sudah dicicipi beberapa pebalap andalan Indonesia seperti Rafid Topan, Dimas Eky, dan Ali Adrian saat ngebut di berbagai ajang balap internasional

Bagaimana Komentar Kamu?