Bogor Daily – Seorang wanita asal Jakarta, Putri Aditia (35), ditemukan tewas tergeletak di perlintasan rel Commuterline Bogor-Jakarta, tepatnya di RT 02/02, Kelurahan Kebonpedes, Kecamatan Tanahsareal, kemarin siang. Wanita yang berprofesi sebagai wiraswasta itu diketahui tertabrak kereta hingga mengalami luka parah di bagian kepala dan patah tulang kaki kirinya.
Kapolsek Tanahsareal Kompol Muhammad Suprayogi menceritakan, dari keterangan saksi-saksi warga dan petugas PKD perlintasan kereta api, sebelum tertabrak Commuterline Bogor-Jakarta tersebut, korban terlihat mondar-mandir di sekitaran rel, tak jauh dari palang pintu perlintasan kendaraan.
“Ada yang lihat korban mondar-mandir di lokasi kejadian. Sampai kemudian ditemukan tertabrak di TKP oleh kereta api yang melaju ke arah Jakarta. Akibatnya, tulang kaki kirinya patah, lengannya juga. Kepalanya juga pecah. Alhasil, yang bersangkutan tewas di lokasi kejadian,” kata Yogi, sapaan karibnya, kepada Metropolitan, kemarin.
Saat ditemukan, korban membawa beberapa barang bawaan seperti kartu identitas, kartu ATM, paspor, telepon seluler dan beberapa perlengkapan make-up. Setelah tewas, korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Belum diketahui apa tujuan dari korban yang sempat mondar-mandir sebelum tertabrak. Dugaan sementara, korban sengaja menabrakkan diri ke kereta yang tengah melintas. “Warga sekitar juga sampai saat ini belum ada yang kenal. Alamatnya juga Jakarta,” pungkasnya.

