Walikota Ajak Direksi PD Pasar Blusukan, Bima Arya: Harus Sering Turun ke Lapangan

Sesaat setelah pelantikan, Wali Kota Bogor Bima Arya mengajak blusukan direksi PD PPJ baru.

BOGORDAILY – Wali Kota Bogor Bima Arya melantik tiga orang jajaran direksi Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) periode 2019-2024. Mereka yang dilantik antara lain, Muzakkir sebagai Direktur Utama PD PPJ, Jenal Abidin yang dipercaya menduduki Direktur Umum dan Denny Ari Wibowo selaku Direktur Operasional.

“Saya melakukan pelantikan sesuai dengan tahapan. Berdasarkan rekomendasi pansel ada beberapa nama, setelah diinterview, saya rasa yang cocok tiga direksi ini. Tidak ingin ada hari yang terbuang, langsung kami lantik hari ini,” ungkap Bima, di sela pelantikan yang digelar di area Pasar Bogor, Senin (4/2/19)

Bima Arya menilai, Muzakkir yang dipilih sebagai Direktur Utama merupakan sosok profesional dengan jaringan yang cukup baik. “Di HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) berhasil, banyak kreasinya. Saya kira memiliki kemampuan manajemen modern. Diperkuat oleh Pak Denny dan Pak Jenal yang memiliki pengalaman di internal PD PPJ. Jadi, gagasannya ini bisa membumi dipadukan mereka bertiga,” jelasnya.

Direktur Utama PD PPJ Muzakkir bersama Wali Kota Bogor Bima Arya menikmati sekoteng jahe, disela-sela blusukan.

Meski memiliki catatan yang sangat baik, ketiga direksi tetap diminta Bima untuk menandatangani kontrak kinerja, di mana jika dalam satu tahun ‘jalan di tempat’ maka direksi harus siap mengundurkan diri.

“Tadi ditandatangani juga kontrak kinerja selama satu tahun. Kalau dirasakan tidak perform, ya akan mundur dan akan dicari pengganti yang baru nanti. Nanti disesuaikan dengan aturannya,” kata dia.

Dalam pelantikan yang diwarnai hujan deras itu, Bima Arya seolah menyiratkan simbolisasi bahwa direksi harus siap bekerja, apapun rintangannya. “Dipilihnya tempat ini karena semua masalah ada di sini. Direksi harus rajin ke turun melihat persoalan di lapangan seperti apa. Jangan jauh-jauh dari masalah. Hadapi lapangan. Saya tidak butuh orang-orang yang konseptor atau teoritis, kemampuan eksekusi di lapangan itu penting,” tandasnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya memberikan minuman khas Bogor sekoteng jahe kepada pedagang di Pasar Bogor.

“Saya minta direksi ini untuk berani. Berani untuk berpihak kepada kepentingan umum, kepentingan yang lebih besar. Jangan sampai direksi jadi pintu masuk kepentingan-kepentingan tertentu. Kedua, direksi harus solid. Bersama membangun tim building yang kuat bersama seluruh karyawan. Yang ketiga, membangun komunikasi dengan semua, dengan Muspida. Sinkronkan dengan Program Pemkot,” tambah dia.

Sementara itu, Muzakkir menyampaikan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Selanjutnya, ia akan langsung melakukan konsolidasi internal untuk membangun tim, memetakan masalah hingga mencari formula yang tepat untuk solusi.

“ Ada 12 pasar di bawah PD Pasar yang harus dikelola dengan baik dan intinya kita akan data ulang semuanya. Pasar mana yang perlu direvitalisasi dan mungkin tahap awalnya kita coba bagaimana masyarakat mau berkunjung dulu ke pasar, butuh teman-teman media juga untuk bagaimana mempromosikan masyarakat agar mau ke pasar,” pungkasnya.

Usai dilantik, ketiga direksi langsung diajak blusukan ke Pasar Bogor oleh Bima Arya. Selain menyapa pedagang, mereka juga ditunjukan titik-titik yang akan menjadi fokus penataan sesuai dengan program Pemkot Bogor.

Di akhir blusukan, Bima Arya dan direksi mampir ke di sudut pasar untuk menikmati kehangatan sekoteng dan berbincang santai dengan sejumlah pedagang. (rabas/indra/arvan/ros/sabrina/pri/bdn)

 

Bagaimana Komentar Kamu?