BNN Tangkap Seorang Mahasiswa yang Beli 1 Kg Ganja untuk Lebaran

  • Whatsapp
Irsyad Khamami (kiri)/Foto: Amir Baihaqi
Irsyad Khamami (kiri)/Foto: Amir Baihaqi

 

BOGORDAILY – BNN Surabaya meringkus seorang mahasiswa sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya bernama Irsyad Khamami (25), saat akan mengambil paket ekspedisi. Dari tangan Irsyad, BNN mengamankan paket narkoba jenis ganja seberat 1 kg.

Read More

Plt Kasi Penindakan BNN Kota Surabaya Kompol Damar Bastiar mengatakan, pihaknya telah mengintai Irsyad selama tiga hari. Namun baru hari ini berhasil ditangkap.

“Kita mengawasi pergerakan yang bersangkutan lebih dari seminggu. Kemudian kita menyanggong selama tiga hari. Mulai hari Jumat malam gagal, Sabtumalam gagal, akhirnya dapat minggu sore ini,” kata Damar kepada wartawan di kantor BNN Kota Surabaya, Minggu (19/5/19).

Sedangkan untuk modus pengiriman, lanjut Damar, tersangka melakukan pemesanan dari jaringan Aceh melalui paket ekspedisi. Irsyad ditangkap di daerah Siwalankerto.

“Yang bersangkutan melakukan pemesanan dengan bandar penjual narkotika jenis ganja jaringan Aceh. Dikirim melalui jasa pengiriman paket dalam hal ini JNE,” terang Damar.

“Dan di tengah perjalanan (pengiriman paket) dia minta dikirim ke daerah Siwalankerto tepatnya di frontage road. Di sana kita lakukan penangkapan,” imbuhnya.

Damar menambahkan, dari tangan tersangka pihaknya menyita ganja seberat 1 kg dan mempunyai kualitas bagus. Itu dibuktikan dengan bentuk daun ganja kering yang tidak terurai.

“Beratnya sekitar 1 kg. Untuk kualitas cukup bagus. Ini bentuk daunnya juga masih bagus tidak terurai. Bahannya memang bagus,” bebernya.

Tersangka mengaku rutin memesan ganja hampir setiap bulan. Selain untuk dipakai sendiri, ia juga mengedarkan di kalangan mahasiswa. Sedangkan untuk pemesanan 1 kg ini, ia mengungkapkan untuk stok selama Lebaran.

“Sudah setahun jualan (ganja). Saya edarkan juga ke teman-teman mahasiswa dengan harga Rp 100 sampai Rp 200 ribu. Kenal jaringan (pemesanan) dari online belinya Rp 1,4 juta tiap bulan sekali,” papar tersangka.

“Kalau pesanan ini digunakan untuk stok lebaran. Nggak banyak pemesanan tapi saya utamakan buat saya sendiri selebihnya baru saya jual,” pungkasnya.
(detikcom/bdn)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *