Pasca Kerusuhan Kantor Pemkab Cianjur, 11 Mahasiswa Cipayung Plus Ditangkap

 

Sebelas orang mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus, menjalani pemeriksaan di Mapolres Cianjur.

BOGORDAILY – Satreskrim Polres Cianjur menangkap 11 mahasiswa  yang tergabung dalam kelompok ‘Cipayung Plus’. Mereka ditahan pasca kericuhan aksi massa di depan lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur Jl. Siliwangi, Kamis (15/8/19). Peristiwa itu menyebabkan tiga anggota polisi dari Polres Cianjur mengalami luka bakar.

Ketiga petugas yang terluka adalah Aiptu Erwin anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur (Polsek Kota Polres Cianjur) serta dua nggota Sat Sabara Polres Cianjur Bripda Yudi Muslih serta Bripda  F.A Simbolon. Ketiganya langsung dibawa ke RSUD Cianjur.

Unjuk rasa yang berlangsung ricuh ini, diawali dengan massa mahasiswa sekita 50 orang. Mereka berkumpul dan orasi di Kantor DPRD pada pukul 10.00 WIB. Kedatangannya untuk menagih visi-misi yang telah disampaikan anggota dewan.

Sebelas orang mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menjalani pemeriksaan di Mapolres Cianjur.

“Kita sebagai Mahasiswa Cianjur ingin menyuarakan keadilan dan kebenaran. Kita lihat hari ini, berapa persen masyarakat yg menganggur akibat lapangan kerja yg sempit. Kurangnya perhatian pendidikan masyarakat Cianjur menyebabkan SDM yg buruk,” pekik Koordinator Lapangan Aksi Muhammad Fadil Fahmi.

Selang 40 menit kemudian, massa aksi diterima Sekretaris Dewan DPRD Kab. Cianjur Aris. Dihadapan mahasiswa, Aris memastikan bahwa  tuntunan sudah diterima dan akan disampaikan kepada pimpinan

“Kedepannya kami akan mengundang Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus untuk melakukan audienai dengan pimpinan,” kata Aris.

Usai di Gedung DPRD Kab. Cianjur, kemudian pada pukul 11.00 WIB, massa aksi longmarch menuju kantor Kantor Pemda Kab. Cianjur, menempuh rute  Jl. KH. Abdullah bin Nuh – Jl. Pangeran Hidayatullah – Jl. Siliwangi.

Terduga pelaku pelemparan bensin yang mengakibatkan tiga anggota polisi dari Mapolres Cianjur mengalami luka bakar.

Tiba di kantor bupati, massa aksi kembali melakukan orasi. Selanjutnya mereka memblokir Jl. Siliwangi (Depan Pintu masuk Pemda Kab. Cianjur) yang mengakibatkan kemacetan arus lalin sepanjang Jalan Siliwangi Kec/Kab. Cianjur.

Sekitar pukul 13.00 wib, massa aksi berusaha melakukan pembakaran ban. Namun dilerai anggota kepolisian, akan tetapi massa semakin brutal dan nekat melemparkan bensin ke sekitar ban. Berusaha menghalangi pelemparan, Aiptu Erwin dan dua rekannya malah tersambar api. Api menjilat dan menggulung ketiganya, hingga mangalami luka bakar.

Adapun kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus, merupakan gabungan dari beberapa organisasi mahasiswa dan pemuda diantaranya  DPC GMNI Cianjur, PC PMII Cianjur, HMI Cab. Cianjur, HIMAT, CIF, DPC IMM Cianjur serta PD Hima Persis Cianjur. (dari berbagai sumber/bdn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *