3898 PNS Siap Dikirim Jika Moratorium Bogor Barat Dicabut

  • Whatsapp

BOGOR DAILY – Pemekaran Bogor Barat sudah diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui persetujuan Bupati Bogor Ade Yasin dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto.

Para pentolan itupun sudah sepakat dengan memberikan bantuan jika memang Kabupaten Bogor Barat menjadi mekar pada 2020.

Read More

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan, bantuan yang sudah disepakati melalui tanda tangan dirinya dan Bupati Bogor mengenai keuangan selama tiga tahuh itu sebesar Rp75 Miliar.

“Dimana bantuan dana tersebut terbagi tiga substansi. Diantaranya untuk belanja sewa ruang perkantoran Rp2 miliar pertahun, belanja operasional Rp640 juta pertahun, dan belanja perlengkapan, peralatan kantor, dan kendaraan dinas roda empat sebesar Rp22,350 miliar pertahun,” katanya kepada Bogordaily.net, Rabu (29/1/2020).

Rudy sapaan akrabnya mengungkapkan, pihaknya di DPRD sendiri sudah menyetujui mengenai pengiriman Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 3898 PNS.

“Yang akan dikirim ke Kabupaten Bogor Barat nantinya. 445 orang pejabat struktural, 747 orang adalah pelaksana, dan sisanya 2.706 adalah pejabat fungsional. Itu angkanya semua masih tentatif. Karena dalam poin perjanjian atau kesepakatan bersama itu tertulis angka tersebut masih bisa berubah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, mengenai jumlah pengiriman PNS itu juga tidak bisa digunakan kalau moratorium tidak dicabut.

“Maka dari itu, kata Rudy, DPRD tidak menganggarkan dana bantuan tersebut terlalu besar. Jika anggaran tidak terpakai, khawatir akan menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA),” tukasnya. (Andi).

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *