BOGORDAILY – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimpun data jumlah warga yang terdampak banjir di Jabodetabek. Jumlah terbanyak berasal dari Kota Bekasi.
“Warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya mencapai 409 ribu jiwa,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo, seperti dikutip dari situs BNPB, Jumat (3/1/2020).
Jumlah ini berdasarkan data per Kamis (2/1) pukul 22.00 WIB. “Dari data warga terdampak bencana tersebut, yang paling banyak adalah wilayah Kota Bekasi dengan total 366.274 jiwa,” tambah Agus.
Berikut rekapitulasi data dampak banjir dan longsor
|
Sebelumnya diberitakan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa Bekasi sudah ditetapkan tanggap darurat. Kemendagri pun menyatakan sudah menyiapkan anggaran untuk daerah tanggap darurat.
“Bekasi sudah menetapkan tanggap darurat,” kata Tito saat diwawancara di Perumahan Jatisari, Jatiasih, Bekasi, Jumat (3/1/2020).
Tito mengatakan Kementerian yang dipimpinnya memang menyediakan anggaran untuk tanggap darurat. Anggaran tersebut salah satunya untuk bencana banjir.