Cerai Dengan Istri Karena Strok, Pria Asal Cileungsi Ini Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Karena tidak kuat menahan rasa sakit karena strok atau lumpuh, salah seorang warga Kampung Cipeucang, RT 02/01, Desa Cipeucang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Hal itupun diungkapkan oleh Kapolsek Cileungsi, Kompol Endang Kusnandar, saat dihubungi Bogordaily.net, Selasa (11/2/2020) malam.

Read More

Ia mengatakan, korban berinisial S yang merupakan kelahiran 1954 itu mengakhiri hidupnya di dalam rumahnya sendiri pada pukul 15:20 WIB.

“Iah karena lumpuh, udah lumpuh sakit-sakitan gitu. Iah takutnya mungkin menyusahkan keluarga karena dia juga sendirian di rumahnya tinggal,” katanya.

Ia menjelaskan, diduga korban merangkak karena lumpuh dan mengikatkan tali ke lehernya. Setelah itu, korban berinisial S ini menarik-narikan tali yang sudah terikat ke lehernya tersebut.

“Kan ada kursi di situ, merangkak ke kursi dan gantung itu kan kayak ditarik sama dia sendiri. Jadi kayaknya talinya itu kayak binatang-binatang kuda gitu ditarik gitu. Kalau tambangnya di tarik makin ini, kenceng gitu. Satunya megang tambang satunya itu kan udah di masukin ke lehernya, dan satu tambang ditarik ke lehernya gitu,” jelasnya.

Pria yang disapa Endang ini mengaku, mengetahui kejadian tersebut dari salah seorang saksi yang merupakan tetangganya bernama Ombak.

“Kami tahu informasi ini dari saksi merupakan tetangga korban,” akunya.

Korban juga frustasi. Masih kata Endang, S sudah cerai dengan istrinya dan tinggal dirumah sendirian. Untuk penyakitnya sendiri sudah diderita selama kurang lebih lima tahun.

“Sekitar lima tahun lah penyakitnya, kami juga sudah serahkan kepada keluarga korban, dan langsung meminta untuk disemayamkan,” tukasnya. (Andi)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *