Dedie Sebut Pemindahan Ibukota Jakarta ke Kalimantan Bakal Berdampak ke Perhotelan

  • Whatsapp

BOGOR DAILY – Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim mengungkapkan, bahwa industri perhotelan di Bogor perlu mengantisipasi rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan.

Hal itu diungkapkan saat menghadiri futsal bersama sejumlah pengelola hotel yang tergabung dalam Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bogor Raya di Cimahpar Futsal Sport Club.

Read More

Menurut Dedie sapaan aktabnya, rencana pemindahan tersebut akan berdampak pada jumlah okupansi pengunjung yang rutin menginap di Bogor.

“Kota Bogor yang secara geografis dekat dengan Jakarta sebagai Ibu Kota negara, banyak mendapat keuntungan secara ekonomi dari Jakarta. Bogor memiliki lebih dari 100 hotel bintang dan melati. Tingkat hunian selalu tinggi, karena banyak kegiatan dari kementerian dan lembaga, maupun kegiatan dari swasta, yang diselenggarakan di Kota Bogor,” katanya kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, jika Ibu Kota negara pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur, lalu siapa yang akan mengisi kegiatan-kegiatan di hotel berbintang maupun hotel biasa di Bogor. Hal tersebut perlu disikapi oleh industri perhotelan agar jumlah okupansi yang menginap bisa tetap tinggi.

“Kota Bogor harus dapat menyiapkan diri sebagai kota wisata yang mandiri sehingga tidak tergantung pada Ibu Kota negara yang akan pindah. Kita mengajak semua pihak¬†untuk bersama-sama mencari solusi dalam menyikapi rencana pemindahan Ibu Kota negara nantinya,” tukasnya. (Andi)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *