Pemerintah Bersiap Genjot Ekspor ke China Saat Virus Corona Sudah Mereda

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Pemerintah menyatakan akan bersiap menggenjot ekspor ke China sesaat setelah wabah virus corona mereda. Wabah virus corona diprediksi mereda usai Maret mendatang.

“Puncaknya mungkin sekitar Maret, setelah puncak (wabah) mungkin akan menurun, dan kita harus persiapkan ekspor ke China karena saya rasa itu yang China perlukan,” kata Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, seperti dikutip dari Antara, Jumat (14/2).

Read More

Di sisi lain, Menko Luhut menambahkan dampak wabah virus corona belum meluas ke sektor manufaktur. Namun demikian, Menko Luhut menyebut sektor pariwisata menjadi salah satu yang cukup terpengaruh oleh wabah virus corona, terutama di Bintan dan Manado.

“Yang pertama kena (akibat virus corona) memang pariwisata. Kalau industri, memang ada yang terdampak, tapi dampaknya belum terlihat banyak. Tapi kami meminimalisir dampak yang akan terjadi semaksimal mungkin,” kata Menko Luhut.

Indonesia Berpeluang Genjot Ekspor Pengganti Produk China di Dunia

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menambahkan, selain ancaman, virus corona juga memberi peluang pada ekspor Indonesia. Di mana, produk Indonesia bisa menggantikan pemenuhan akan kebutuhan barang China di dunia.

“Impor dan ekspor dari dan ke China memang sedikit turun karena pergerakan orang. Tapi kami lihat dari situasi ini ada peluang besar karena kita bisa meningkatkan ekspor sebagai pengganti produk dari China,” kata Mendag Agus.

Sejauh ini, Menteri Agus menuturkan pemerintah telah menghentikan sementara impor binatang hidup dari atau yang transit dari China. Hal ini dilakukan untuk antisipasi penyebaran virus corona masuk Indonesia.

“Tapi ini sifatnya sementara sampai kita evaluasi kalau virus corona mereda,” kata dia.

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *