Wabup Bogor : Saya Atas Nama Pribadi dan Pemerintah Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Satu Keluarga di Ciawi

  • Whatsapp

BOGOR DAILY – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, melakukan Takziyah dan meninjau lokasi bencana, dimana satu keluarga meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di Kampung Cibalong, RT01/01, Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.

Politisi Partai Gerindra itupun turut melakukan pengecekan ke beberapa lokasi, dimana korbam bernama Basri Abdul Latif (45) pekerjaan buruh, Ela (35) ibu rumah tangga, Esa (6), Efan (5), meninggal dunia saat tertidur lelap dan meninggal tertimbul longsor pada pukul 03:00 WIB dini hari tadi.

Read More

Ia mengatakan, pertama dirinya mengetahui informasi bahwa adanya bencana longsor di Ciawi yang menyebabkan satu keluarga meninggal dunia.

Sontak hal itupun membuat orang nomor dua di Bumi Tegar Beriman langsung meninjau lokasi bencana, melihat korban di RSUD Ciawi dan memberikan santunan serta melakukan shalat jenazah.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah turut berduka cita mendalam, atas meninggalnya empat korban jiwa. Kita doakan semoga para korban khusnul khotimah,” doanya, kepada Bogordaily.net, Kamis (20/2/2020).

Sebelumnya, Binmas Bendungan Ciawi, Muzamil mengungkapkan, peristiwa satu keluarga meninggal di Kampung Cibalong, RT01/01, Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, diakibatkan longsor tembok rumah yang berukuran 2,5 x 3 meter itu ambrol.

Ia mengatakan, peristiwa yang terjadi pada Kamis pukul 03:00 WIB dinihari itu membuat satu keluarga kecil itu meninggal dunia tertimbun longsor. Karena pada saat itu satu keluarga tertidur lelap.

“Jadi satu keluarga itu saat tidur lelap pada pukul 03:00 WIB kejadiannya, mengakibatkan Basri Abdul Latif (45) pekerjaan buruh, Ela (35) ibu rumah tangga, Esa (6), Efan (5) meninggal dunia akibat rumahnya ambrol tergerus dinding tembok rumah yang longsor,” katanya kepada Bogordaily.net, Kamis (20/2/2020).

Sementara itu, salah satu tetangga korban, Imah (40) mengatakan, kejadian pada dinihari pas curah hujan sangat tinggi.

“Pas kejadian saya dengar suara gemuruh di rumah korban, pas dilihat sama keluarga saya, tembok dan dinding kamar yang bersebelahan dengan tebingan tanah ambruk bercampur material dan menimpa satu keluarga meninggal dunia di lokasi,” singkatnya kepada Bogordaily.net. (Andi)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *