BOGORDAILY- Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) mencatatkan adanya peningkatan Dana Pihak Ketiga Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia secara kumulatif.
“DPK per September Tahun 2018 tercatat sebesar Rp 512,98 triliun naik 12,39% menjadi Rp 576,53 triliun September Tahun 2019” kata Direktur Eksekutif Asbanda, Wimran Ismaun dalam siaran pers, Minggu (23/2/2020).
Jika ditilik berdasarkan kekuatan DPK bank nasional, Wimran menyampaikan posisi DPK BPD se Indonesia berada di peringkat keempat DPK nasional per September 2019.
Dari sisi aset BPD se Indonesia yang tergabung dalam Asbanda juga semakin membaik dibuktikan dengan empat bank yang masuk dalam buku III, salah satunya Bank DKI, BPD yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta tercatat memiliki asset Rp50,2 triliun per September 2019. Dengan kenaikan indikator-indikator bank sehat itu, Asbanda optimis BPD se Indonesia dapat mengerjakan proyek-proyek strategis nasional (PSN).
“Kenaikan DPK hingga aset BPD menjadi nilai tawar dan perhatian pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada BPD mengerjakan PSN di daerah,” jelas Wimran.
Optimisme itu kata dia, dikarenakan kekuatan perbankan daerah BPD se Indonesia semakin baik setiap tahunnya. Wimran menyatakan dalam melaksanakan PSN di daerah, bukan semata dilakukan BPD di daerah tersebut. Tetapi proyek itu dilakukan secara kolaborasi dengan BPD seluruh Indonesia.
Untuk meningkatkan DPK BPD SI, Asbanda selaku wadah bagi Bank Pembangunan Daerah se Indonesia menggelar perhelatan akbar Panen Rejeki Bank BPD periode ke II Tahun XXX-2020 yang merupakan program Undian Tabungan Simpeda yang digelar ditingkat Nasional. Tabungan Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda) merupakan produk tabungan yang menguntungkan dengan akses luas serta diikutkan dalam undian lokal maupun nasional dengan total hadiah Rp 6 miliar.
Untuk periode ini Undian Tabungan Simpeda Nasional dipercaya sebagai tuan rumah adalah Bank DKI. Asbanda menyebutkan, salah satu strategi untuk meningkatkan DPK BPD se Indonesia adalah melalui kegiatan Penarikan Undian Simpeda Nasional yang digelar setiap tahun. “Simpeda ini diputar setiap tahun dua kali. Tahun ini tuan rumahnya DKI Jakarta,” kata Wimran yang berharap dengan adanya Undian Simpeda Nasional dapat meningkatkan aset BPD se Indonesia yang saat berada di angka Rp733 triliun.
Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini menyampaikan Bank DKI sebagai tuan rumah dan peserta program Panen Rejeki BPD SI berharap dapat mensukseskan penyelenggaraan Panen Rejeki BPD. Herry juga menambahkan selain penarikan undian, juga akan diselenggarakan Seminar Nasional BPD SI dengan tema Sinergi BUMD di DKI Jakarta. (cnbc)