BOGOR DAILY – Para wartawan yang bekerja di wilayah Kabupaten Bogor dinyatakan negatif Virus Korona atau Covid-19. Hal itupun diketahui setelah mengikuti Rapid Tes yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Bogor, Dedi Syarif, mengatakan, digelarnya Rapid Tes kepada wartawan karena masuk dalam kategori Orang Dalam Resiko atau ODR. Sehingga, kesehatan tubuhnya harus benar-benar diuji dalam kondisi mewabahnya virus Covid-19 ini.
“Hari ini kita lakukan tes kepada wartawan karena mereka adalah ODR. Alhamdulilah, hasilnya semua negatif virus corona,” katanya kepada wartawan, Senin (29/3/2020).
Dedi menjelaskan, alat rapid tes Covid-19 ini terbilang akurat. Sensifitasnya mencapai 86 persen begitupun spesifikasinya yang menyentuh 99 persen. Jika ditotal akurasi daripada alat ini sekitar 92 hingga 93 persen.
“Alat ini terbilang akurat. Tapi, kalau dalam hasil pemeriksaan ada yang positif maka harus lebih jauh lagi tes nya. Harus melalui tes swap menggunakan VTM, yang kemudian akan dibawa ke laboratorium Kemenkes untuk memastikannya,” jelasnya.
Dirinya juga meminta, agar masyarakat melakukan pencegahan sedini mungkin, untuk selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS termasuk pola makan yang teratur.
“Jaga kondisi imun kita dengan memakan makanan yang bergizi. Lalu terapkan PHBS. Seperti rajin mencuci tangan juga mengurangi kontak fisik,” tukasnya. (Andi).