Update Korona Kab Bogor: Satu Orang Meninggal Dunia. Satu Warga Cileungsi Positif

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Pemerintah Kabupaten Bogor memperbaharui update data pasien positif terjangkit Virus Koron atau Covid-19 di Kabupaten Bogor pada hari Selasa (24/3/2020).

Hinggal pukul 21:20 WIB, data yang diterima Bogordaily.net dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menyebutkan yang positif Covid-19 kali ini bertambah menjadi tujuh dan satu meninggal.

Read More

“Yang positif Covid-19 ada tujuh orang dan satu orang terkonfirmasi meninggal dunia warga Jakarta yang tinggal di Bojonggede,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Kusnadi, Senin (23/3/2020).

Sementara, angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga bertambah dari 40 menjadi 55 orang. Sedangkan, angka Orang Dalam Pantauan (ODP) juga mengalami peningkatan menjadi 146 sebelumnya hanya ada 133 orang.

“PDP ada 55 dan ODP ada 146 orang yang terkonfirmasi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk satu orang yang dinyatakan positif Covid-19 di Kabupaten Bogor merupakan wanita usia 23 tahun, merupakan warga Kecamatan Cileungsi.

“Satu orang terinfrksi Covid-19 warga Cileungsi, merupakan wanita usia 23 tahun, sudah di rujuk ke RS Wisma Atlet,” tukasnya.

Sekedar diketahui, saat ini penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor menjadi empat kecamatan, satu warga Kecamatan Cibinong, tiga warga Bojonggede, dua warga Gunungputri serta satu warga Cielungsi.

Sementara, Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, Pemkab Bogor akan menyiapkan anggaran sebesar Rp80 Miliar untuk penanganan Virus Korona dan akan dibagi dua tahap.

“Tahap pertama kita sediakan Rp20 Miliar itu untuk Alat Pelindung Badan (APB), dan nanti sisanya sambil berjalan, itu diambil dari anggaran pergeseran dinas-dinas,” katanya, kepada wartawan, usai rapat kordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam penanganan wabah Virus Covid-19 di Gedung Tegar Beriman. Senin (23/3/2020).

Pihaknya juga sudah mengintruksikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, untuk memesan APB bagi petugas kesehatan yang ada di seluruh rumah sakit di Bumi Tegar Beriman.

“Saya sudah memerintahkan untuk memesan, pemerintah pusat juga akan mengirimkan itu, tapi belum tahu kapan sampainya ke Kabupaten Bogor,” ucapnya. (Andi).

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *