Ketua KPPKBB Kecewa Anggaran Pemekaran Bogor Barat Dialihkan ke Covid-19

  • Whatsapp
Ketua Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB), Yana Nurheryana memberikan keterangan kepada para wartawan

BOGORDAILY.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, melakukan penggeseran anggaran untuk penanganan Virus Korona atau Covid-19. Salah satu anggaran yang digeser itu adalah terkait Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Barat.

Ketua Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB), Yana Nurheryana, merasa keberatan dengan penggeseran anggaran pemekaran Bogor Barat untuk Covid-19.

Read More

Yana yang juga merupakan salah satu Komisioner Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor itu mempertanyakan, kenapa anggaran DOB Bogor Barat di alihkan ke Covid-19. Padahal, anggaran untuk helaran Piala Dunia 2021 lebih besar.

“Kenapa tidak pakai dana Piala Dunia 2021 untuk penanganan Covid-19? Kenapa musti dana persiapan pemekaran Bogor Barat yang dipakai,” tanyanya, Rabu (8/4/2020).

Dirinya mengaku kecewa jika Pemkab Bogor, ngotot pakai dana pemekaran Bogor Barat. Pihaknya hingga kini masih berkomunikasi dengan para inohong Bogor untuk tetap menjaga, agar dana pemekaran tersebut tidak dipakai untuk penanganan Covid-19.

“Sampai saat ini kami dari KPPKBB terus berkomunikasi dengan para inohong agar duit pemekaran Bogor Barat itu tidak dipakai. Tapi kalau pemkab ngotot pakai duit itu, saya terus terang secara pribadi kecewa,” tukasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Bogor, Burhanudin, mengatakan, anggaran untuk penanganan Covid-19 di Bumi Tegar Beriman ini salah satunya diambil dari anggaran DOB Bogor Barat.

“Rencananya seperti itu, kita usulkan seperti itu. Artinya, dari memang sudah ada informasi itu yang akan direncanakan dari A, B, C dulu,” katanya kepada wartawan, ketika ditemui di DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (1/4/2020) lalu.

Tidak hanya itu saja. Burhan sapaan akrabnya menjelaskan, anggaran Sisa Belanja Tidak Terduga (BTT) pasca bencana di Kecamatan Sukajaya, Nanggung, Jasinga dan Cigudeg juga digunakan untuk penanganan Covid-19.

“Anggap itu yang bisa di tunda. Kita khawatir juga amit-amit kalau ini berlanjut nanti juga anggaran lainnya bisa digunakan juga untuk penanganan Covid-19 ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, terkait pengalihan anggaran DOB ke anggaran penanganan Covid-19 ini, dikarenakan masih belum jelasnya Pemerintah Pusat melakukan persiapan Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut.

“Karena kan ini menyangkut nyawa, ini menyangkut hidup manusia jadi itu sangat mendasar, saya juga sudah membicarakan hal itu sudah menyangkut nyawa, kira-kira bisa di tunda iah semuanya di tunda kita alihkan,” tukasnya. (Andi).

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *