Gerakan Lawan Covid-19 Rp2000, Bentuk Dapur Umum Untuk Bantu Masyarakat Tidak Mampu

  • Whatsapp
Ketua Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, saat menyerahkan bantuan nasi bungkus kepada masyarakat yang membutuhkan. Foto : Istimewa

BOGOR DAILY – Gerakan Lawan Covid-19 Rp2000 di Kabupaten Bogor telah membentuk dapur umum di beberapa wilayah. Tujuannya yaitu untuk membantu masyarakat miskin atau terkena dampak di masa Pandemi Virus Korona atau Covid-19.

Sebanyak sembilan dapur umum yang didirikan oleh Gerakan Lawan Covid-19 Rp2000 sudah mulai mendistribusikan berupa nasi bungkus, bagi masyarakat yang membutuhkan.

Read More

Dapur umum yang sudah berdiri serta telah mendistribusikan yaitu di Desa Leuwisadeng Kecamatan Leuwisadeng, Desa Karacak Kecamatan Leuwiliang, Desa Leuweungkolot Kecamatan Cibungbulang, Desa Barengkok Kecamatan Leuwiliang, Desa Cibeber 1 Kecamatan Leuwiliang, Desa Cibeber 2 Kecamatan Leuwiliang, Desa Cibitung Wetan Kecamatan Pamijahan, Desa Gunung Bunder Kecamatan Pamijahan, dan Desa Ciasihan Kecamatan Pamijahan.

Gerakan dapur umum itupun diinisiasi oleh berbagai organisasi dan yayasan diantaranya, Yayasan Visi Nusantara Maju besama MAN (Maju Anak Nusantara), ALINEA (Aliansi Perempuan Peduli Indonesia), Koperasi Galang Visi Nusantara (GVN) dan Pusat Kajian Gender dan Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PKG-P3A).

Ketua Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, mengatakan, dapur umum itu sebuah gagasan untuk melahirnya tradisi dan budaya solidaritas sosial dan kemanusiaan, yang saat ini sudah mulai bergeser dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena, konsep dapur umum ini menggunakan beberapa keluarga yang membuat masakan lebih, untuk tetangganya atau masyarakat lainnya.

“Dapur vinus hanya membuat gerakan stimulan saja, selanjutnya sangat berharap bisa muncul gerakan solidaritas yang digerakan oleh masyarakat itu sendiri. Karena kita paham betul, dalam kondisi yang sangat susah ini, hanya kepemimpinan yang bisa membagun tradisi solidaritas yang mampu meminimalisir kesulitan masyarakat,” katanya kepada Bogordaily.net, Sabtu (23/5/2020).

Yusfitriadi juga menyampaikan, bahwa Visi Nusantara tidak hanya membantu pada saat kali ini saja. Tapi juga berbagai bantuan untuk bencana juga dilakukan seperti, Minggu lalu di mana Visi Nusantara membantu korban bencana longsor di Desa Wangunjaya Kecamatan Leuwisadeng.

“Kita terus menggiatkan gerakan-gerakan sosial untuk membantu masyarakat. Beberapa waktu yang lalu kami juga telah menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak Longsor di Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor. Terbaru kami sudah memberikan sembako kepada warga terdampak longsor di Desa Wangunjaya Kecamatan Leuwisadeng,” tuturnya.

Hal senada juga diutarakan oleh salah satu aktivis perempuan di Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni. Bahwa, Gerakan ini kecil ketika dilakukan sendiri. Namun akan terasa besar manfaatnya ketika dilakukan secara kolegtif dan berkesinambungan.

“Masyarakat yang memiliki kemampuan dapat membantu sesama dengan menyisihkan rezekinya untuk peduli sesama, Apalagi disaat bulan Ramadhan ini. Bulan penuh keberkahan dan menjadi bulan yang mampu dapat melatih kita untuk berbuat bagi sesama disaat penuh keterbatasan,” singkatnya. (Andi).

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *