Kelurahan Sempur Gencarkan Gasibu, Bantu Masyarakat Tidak Mampu

  • Whatsapp
Lurah Sempur, Marrisa, saat turun langsung memberikan nasi bungkus kepada masyarakat yang membutuhkan dan terkena dampak Pandemi Covid-19. Foto : Andi/Bogordaily.net

BOGOR DAILY – Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, terus gencarkan program gerakan nasi bungkus (Gasibu) untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Lurah Sempur, Marrisa, mengatakan, untuk Gasibu yang dilaksanakan mulai tanggal 15 Maret terus berjalan dibeberapa Rukun Warga (RW) yang ada di Kelurahan Sempur, serta bekerjasama dengan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Read More

“Jadi kami terus gencarkan Gasibu ini di semua RW, kita juga terus menjaga sosial dan fhysical distancing untuk menghindari kerumunan massa. Contohnya, di rumah ibu ini bagian masak nasi dan dirumah ini bagian masak lauknya, kita bagikan semuanya kepada masyarakat terdampak Covid-19 dengan cara bergilir,” katanya kepada Bogordaily.net.

Marrisa berharap, dengan pembentukan serta penyaluran Gasibu ini bisa meringankan sedikit beban warganya yang terkena dampak Pandemi Covid-19.

“Semoga sedikit membantu, saya juga ikut memasak di Gasibu ini. Masakan yang disajikan di Gasibu itupun diantaranya nasi, sayuran dan lauk pauk,” harapnya.

Ia juga mengungkapkan, Kelurahan Sempur juga dari jauh-jauh hari sudah melakukan pembentukan RW Siaga Covid-19 di 7 RW yang menaungi 32 RT.

Saat ini kata Marrisa Kelurahan Sempur sedang fokus kepada kegiatan Urban Farming, bekerjasama dengan KWR dan Karang Taruna Sempur.

Untuk diketahui, Urban Farming sendiri adalah bentuk pemanfaatan ruang terbuka hijau yang produktif akibat sempitnya lahan tanam di kota-kota besar. Dengan kegiatan tersebut, tentunya bisa dilaksanakan di rumah, perkantoran, balkon bahkan atap rumah.

Ia menambahkan, untuk bantuan sosial (Bansos) yang bersumber dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk warga Kelurahan Sempur sebanyak 28 KK. Akan tetapi, yang bisa disalurkan hanya 13 KK saja setelah dilakukan verifikasi.

Sementara itu, untuk bantuan dari APBD Kota Bogor yang sudah turun sebanyak 461, dan dikembalikan hanya dua KK saja setelah dilakukan verifikasi ulang.

“Saya menghimbau, kepada warga Kelurahan Sempur khususnya untuk taat kepada peraturan pemerintah di masa Pandemi Covid-19 ini. Karena, dengan kekompakan kita semua akan semakin cepat Covid-19 ini hilang di Kota Bogor, saya juga meminta agar masyarakat selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” tukasnya. (Andi).

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *