Penumpang KRL di Stasiun Bojonggede Ngacir Liat Petugas Berseragam APD

Menu

Mode Gelap
Rincian Harga Emas di Pegadaian Senin, 26 September 2022 Cepat dan Mudah, Berikut Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor Hari Ini Heboh Rumor Xi Jinping Dikudeta, Jadi Tahanan Rumah Bertambah, Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Capai 1.411 Pasien 5 Penyakit yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

Kabupaten Bogor · 11 Mei 2020 09:28 WIB

Penumpang KRL di Stasiun Bojonggede Ngacir Liat Petugas Berseragam APD


 Tiga petugas kesehatan yang mengenakan APD melakukan Swab Test, kepada salah seorang penumpang KRL Stasiun Bojonggede. Foto : Andi/Bogordaily.net Perbesar

Tiga petugas kesehatan yang mengenakan APD melakukan Swab Test, kepada salah seorang penumpang KRL Stasiun Bojonggede. Foto : Andi/Bogordaily.net

BOGOR DAILY – Beberapa penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bojonggede terlihat ketakutan, saat petugas yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) berjejer dipintu masuk menuju stasiun.

Tidak heran, banyak penumpang KRL itupun hendak menerobos petugas dengan beralasan kesiangan menuju tempat kerjanya di Jakarta, tujuannya agar menghindari para petugas yang mengenakan APD tersebut.

Salah seorang penumpang KRL, Ramdhan Ali (27) warga Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, hendak berangkat menuju kantor swasta di Jakarta.

Disamping kaget dengan adanya petugas yang mengenakan APD, dirinya pun harus buru-buru untuk bisa sampai ke kantornya karena kesiangan.

“Saya beneran kaget, tadinya mau nerobos aja gitu. Tapi iya dites deh. Tadi saya di tes Swab, saya udah kesiangan ini masuk kantor,” singkatnya kepada Bogordaily.net, Senin (11/5/2020).

Hal senada juga diutarakan oleh Erika (20) warga Bojonggede, yang hendak melakukan perjalanan menggunakan KRL menuju Depok.

“Saya kaget dikira apa, eh padahal tes Swab. Tadi saya lalukan tes Swab. Saya tujuan ke Depok mau kerja, udah iya mas saya kesiangan,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin, mengatakan, Swab dan Rapid Tes yang dilakukan pada hari ini Senin (11/5/2020) kepada 200 orang. Tujuannya, untuk mengetahui penyebaran Virus Korona di gerbong kereta.

“Hari ini kita lakukan Swab Test ke 100 orang, dan Rapid Test ke 100 orang juga. Sampling yang dilakukan ini tujuannya untuk mengetahui kodisi penumpang KRL yang ada,” katanya kepada wartawan dilokasi.

Menurut Ade sapaan akrabnya, hal ini sangat penting, mengingat tingkat resiko penyebaran Covid-19 didalam mode transportasi baik penumpang, maupun petugas KRL.

“Kalau ada yang positif kita lakukan penahanan dulu. Kalau tidak positif kita persilahkan lagi untuk melanjutkan perjalanannya,” tuturnya. (Andi).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

 
Baca Lainnya

Viral, Warung Super Mahal, Teh Rp25 Ribu, Bakso Semangkok Rp100 Ribu

26 September 2022 - 12:10 WIB

Rangkaian Kronologis Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo

26 September 2022 - 09:22 WIB

Jadi Tuan Rumah, MTQ ke-44 Resmi Dibuka di Cileungsi

26 September 2022 - 05:48 WIB

MTQ ke-44

Seorang Remaja Hilang, Berikut Ciri-Cirinya!

25 September 2022 - 21:33 WIB

Remaja Hilang

Elly Rachmat Yasin Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, Jaga Sikap dalam Bermasyarakat

25 September 2022 - 20:06 WIB

Persalinan Normal Jadi Mudah dan Lancar, Yuk Senam Hamil di RS Islam Aysha!

25 September 2022 - 12:27 WIB

Trending di Kabupaten Bogor