Walikota Bogor Larang Shalat Ied di Masjid dan Lapangan

  • Whatsapp
Wali Kota Bogor saat akan menertibkan pedagang di Pasar Anyar Bogor. Foto : Kelik Widiartono

BOGORDAILY.net – Pemkot Bogor tegaskan tidak ada pelaksanaan Shalat Idul Fitri di masjid atau lapangan.

Demikian diungkapkan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Read More

Menurut politisi PAN ini, tidak adanya Shalat Idul Fitri dikarenakan di seluruh kelurahan di Kota Hujan ini terdapat Orang Dalam Pantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Pemkot Bogor sepakat dan berpedoman pada Fatwa MUl dan Gubernur Jawa Barat, terkait aturan shalat Idul Fitri saat pandemi Wabah Covid-19,” katanya kepada wartawan.

Dalam Fatwa itu, kata Bima menyebutkan, untuk Shalat Idul Fitri diperbolehkan di daerah yang sudah aman dari potensi penularan. Kalau definisi aman adalah zona hijau.

“Ya di Bogor belum ada yang aman,” tegasnya.

Sebelumnya, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor meminta Pemerintah Kota Bogor untuk mengkategorikan, zona masjid yang nantinya diperbolehkan untuk melaksanakan shalat berjamaah.

Hal itupun diungkapkan oleh Ketua DMI Kota Bogor, Ade Sarmili, dalam keterangan tertulis yang dikirim kepada Pemkot Bogor, Rabu (20/5/2020) kemarin.

“Saya meminta dibuat peta masjid sesuai zonanya, apakah masjid ini masuk dalam zona hijau, kuning, atau merah,” katanya.

Menurutnya, jika memang semua masjid di Kota Hujan ini masuk dalam kategori zona merah. Tentunya masyarakat tidak diperbolehkan untuk melaksanakan Shalat berjamaah.

Kalau memang ada masjid yang masih zona hijau, kata dia, bisa mempertimbangkan melaksanakan Shalat berjamaah dan Idul Fitri. Dan untuk zona kuning diperbolehkan. Asalkan menerapkan protokol kesehatan

“Sesuai fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020, Shalat berjamaah di masjid, termasuk Shalat Idul Fitri, bisa dilakukan secara berjamaah. Hanya saja wilayah yang harus aman,” ucapnya. (Andi).

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *