Warga Cileungsi Bogor Dihebohkan Dengan Penemuan Barang-Barang Kuno

  • Whatsapp
Serpihan-serpihan yang diduga peninggalan orang jaman dahulu, yang ditemukan warga ketika menggali septic tank dihalaman rumahnya, di Kampung Cigorowong, Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Foto : Istimewa

BOGOR DAILY – Warga Kampung Cigorowong, Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, dihebohkan dengan penemuan sisa-sisa atau bekas makhluk hidup yang menjadi batu atau mineral (bisa disebut fosil). Penemuan ini baru diketahui saat melakukan penggalian septic tank di halaman salah seorang rumah warga.

Penemuan fosil itupun menjadi viral di media sosial baik itu Instagram, Facebook, WhatsApp, dan Youtube, dan menjadi tontonan warga setempat, Kamis (28/5/2020).

Read More

Informasi yang didapat Bogordaily.net, jenis fosil yang ditemukan oleh warga saat menggali septic tank di salah satu rumah warga itu berupa uang koin kuno, cermin, tusuk konde dan tulang belulang menjadi batu.

Sekretaris Desa (Sekdes) Cileungsi, Pendi, mengatakan, belum bisa menyatakan bahwa yang ditemukan oleh warganya itu adalah barang-barang kuno atau bukan.

“Kita belum bisa pastikan apakah itu merupakan peninggalan jaman dulu atau gimana, saya dapat informasi itu kemarin sore Rabu (27/5/2020),” katanya kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, sampai saat ini warga yang menemukan barang-barang kuno itupun belum melaporkan penemuannya ke pihak Desa Cileungsi.

“Belum ada laporan sampai saat ini, kita masih menunggu apakah itu benar fosil atau bukan,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda di Desa Cileungsi, Dede Firdaus menuturkan, terkait penemuan barang kuno itu bisa jadi benar-benar merupakan peninggalan para penjajah Indonesia.

Karena menurut mantan aktivis HMI Universitas Pakuan ini, pada jaman dulu wilayah Desa Cileungsi pernah dijadikan tempat tinggal mereka (belanda).

“Bisa jadi itu memang benar fosil. Soalnya dulu itu menurut orang tua dulu menceritakan, bahwa wilayah Cileungsi pernah menjadi lokasi tempat tinggal penjajah dari Belanda, dan pernah tinggal di sini (Cileungsi),” singkatnya. (Andi)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *