BOGOR DAILY – Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bogor, akan melakukan pengecekan kesehatan hewan Qurban kepada pedagang 15 hari menjelang Idul Adha.
Demikian disampaikan Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakan Kabupaten Bogor, Hardi Hendriawan kepada Bogordaily.net Senin (22/6/2020).
“Pengecekan pedagang akan dilaksanakan h-15, agar kesehatan hewan bisa kita lihat dan pertanggungjawabannya. kita akan turun semua,” ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan di lapak penjual hewan Qurban tentunya akan dilakukan disemua wilayah yang ada di Kabupaten Bogor.
“Kita akan memeriksa lapak yang ada di semua wilayah. Yang pada prinsipnya sudah harus mendapatkan ijin dari kelurahan,” tuturnya.
Untuk yang terlibat dalam pengecekan kesehatan hewan Qurban sendiri kata Hardi, terdiri dari 36 petugas Puskeswan yang ada di Kabupaten Bogor.
“Dari kami bidang keswan turun semua, lalu petugas 6 Puskeswan yang jumlah petugasnya sekitar 36 orang. Kita akan cek di sepanjang jalan yang terlihat menjual hewan Qurban,” ucapnya.
Dalam waktu dekat juga ia menjelaskan, akan melakukan pelatihan kepada perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), mengenai tata cara penyembelihan hewan Qurban dimasa pandemi Covid-19.
“Tetapi karena sekarang tidak boleh mengumpulkan orang banyak, jadi akan dilaksanakan webinar (online) bersama anggota, DKM, petugas UPT Puskeswan serta kecamatan, untuk penyembelihan seperti biasanya sesuai SOP. Tapi tetap harus jaga jarak juga,” tukasnya. (Andi).