Enda Ungu Mengingatkan Soal Merdeka Bukan Kebebasan yang Kebablasan

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Perayaan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke-75 tahun juga dirayakan oleh Enda Ungu. Dalam kesempatan ini, ia mengaku sedang dalam kondisi baik, meski di tengah pandemi Corona ini.

“Alhamdulillah sehat selalu, ya di rumah saja, di rumah saja,” ujar Enda Ungu dalam bincang virtual di Suara Untuk Indonesia detikcom, Senin (17/8/2020).

Read More

Namun untuk acara 17-an tahun ini diakui Enda tak ramai di lingkungan rumahnya, karena tengah PSBB. Bahkan diungkapkan Enda, anaknya tadi pagi menjalani upacara peringatan HUT RI ke-75 secara virtual.

“Lagi nggak, nggak boleh ada acara apa-apa, jadi ya sepi. Paling tadi anak-anak acara virtual doang lucu,” kata Enda.

Di sisi lain, Enda Ungu disinggung pengalaman apa yang berkesan dari 17-an. Enda mengaku dirinya pernah jadi petugas paskibra. Saat itu dirinya masih bersekolah di tingkat SMP hingga SMA.

“Paling kalau 17-an itu aku zaman sekolah ya walaupun model ku kayak gini ya, aku menjadi petugas pengibar bendera. Jadi kalau 17-an itu meremind inget zaman dulu,” ungkapnya.

Bahkan baginya saat mengibarkan bendera merah putih, Enda Ungu selalu deg-degan. Hal itu sama seperti dirinya manggung bersama Ungu.

“Aduh deg-degannya gimana takutnya kebalik atau kelipet apa gimana, nah itu deg-degannya minta ampun kan kayak manggung kan rasanya. Paling itu kenangan yang nggak bisa gue lupa tuh, selalu gue inget karena selalu dari gue SMP sampai gue SMA selalu jadi petugas pengibar bendera. (Paskibra) Iya bener-bener,” cerita Enda.

Dalam kesempatan itu, Enda Ungu tak lupa memberikan pesan kemerdekaan di tengah pandemi Corona ini. Baginya, saat ini masyarakat harus memahami arti merdeka. Memang baginya saat ini banyak kebebasan yang sudah kebablasan.

“Buat detikers mari kita berdoa dalam hati semuanya biar bangsa kita, biar saudara kita sebangsa dan setanah air bener-bener menyadari apa arti kata merdeka itu. Jadi kita tidak hanya mengucap merdeka, merdeka. Karena yang sekarang banyak terjadi bukan hanya kemerdekaan, tapi kebebasan yang kebablasan,” imbuhnya.

“Jadi mari kita belajar mengartikan kemerdekaan itu secara luhur, dan insyaallah apabila kita bener-bener mengerti apa arti merdeka, Allah akan selalu merahmati mereka dan kita bisa melalui badai yang sedang menimpa kita sekarang,” lanjutnya.

Enda Ungu juga mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi pemerintah, seperti filosofi mematuhi imam masjid.

“Tetep semangat, tetep patuhi pemerintah, karena sebagai mana anda mematuhi pemimpin imam di masjidmu, sebegitu pula kau setelah keluar dari masjid harus mematuhi pemerintahmu, harus tetep mematuhi pemerintah, karena tidak ada pemerintah yang menginginkan rakyatnya sengsara,” akuinya.

Di akhir, Enda Ungu berharap agar pandemi Corona ini cepat berlalu dan masyarakat dapat menjalani hidup secara normal kembali.

“Insyaallah kita semua baik-baik saja, bisa keluar dan kembali nornal seperti sedia kala,” pungkasnya.

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *