Tuesday, 21 April 2026
HomeKabupaten BogorEnam Kecamatan di Kabupaten Bogor Jadi Prioritas Pengamanan Ekstra Ketat

Enam Kecamatan di Kabupaten Bogor Jadi Prioritas Pengamanan Ekstra Ketat

BOGOR DAILY – Sebanyak enam kecamatan di Kabupaten Bogor menjadi prioritas penanganan Covid-19, hal tersebut dikarenakan tingkat penyebaran virus membahayakan itu paling tinggi berada di Bumi Tegar Beriman.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan saat meninjau operasi masker bersama Wakil Kepala Polda Jawa Barat, Brigjen Polisi Eddy Sumitro, Selasa (15/9/2020). Foto : Andi/Bogordaily.net

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, enam kecamatan itu ialah Kecamatan Bojonggede, Gunungputri, Cileungsi, Jonggol, Cibinong dan Sukaraja.

Akan tetapi kata politisi Gerindra itu, bukan berarti kecamatan lain tidak di prioritaskan dalam penanganan Covid-19, namun ke enam kecamatan penyumbang terbanyak itu aktifitas kegiatannya berdekatan dengan daerah perbatasan yang ada di Bodebek.

“Kita ada prioritas memang, beberapa yang memang penyumbang positif terbanyak ada di enam kecamatan, makanya kita akan prioritas kan,” katanya, saat meninjau operasi masker di Jalan Raya Jakarta-Bogor simpang CCM, Selasa (15/9/2020).

Ia menjelaskan, Pemkab Bogor diberikan target oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar menekan angka penyebaran Covid-19 sampai berada di zona oranye atau hijau (Tingkat penyebaran Covid-19 tidak berbahaya).

Menurut Iwan, Pemkab Bogor tetap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sesuai peraturan bupati Bogor (Perbup).

“Kita (Kabupaten Bogor) sejalan dengan Perbup PSBB pada tanggal 10 September, dan kedepannya akan rutin menggelar operasi memakai masker dengan sanksi operasi yustisi,” imbuhnya.

Untuk sanksi juga Iwan menambahkan, akan memberlakukan sesuai dengan Perbup No 60 Tahun 2020 tentang PSBB pra-AKB.

“Kalau sekarang payung hukum dengan sanksi Yustisi, tadi dengan kapolres Bogor di 40 kecamatan kita akan mengadakan operasi gabungan masker yang bernama operasi Yustisi, tetap menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker selama dua Minggu kita akan lihat dan evaluasi,” tandasnya. (Andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here