Tuesday, 25 June 2024
HomeKabupaten BogorKomite Advokasi Difabel Indonesia Perjuangkan Lahan Hibah di Megamendung

Komite Advokasi Difabel Indonesia Perjuangkan Lahan Hibah di Megamendung

BOGOR DAILY- tengah memperjuangkan hak kaum difabebl terkat seluas 3.915 meter persegi yang ada di Desa Cipayung Kecamatan Megamendung, Kbaupaten Bogor.

Informasi yang dihimpun, pada 18 Desember 2000, pemilik lahan awal bernama Fikri Thalib menghibahkan tanahnya kepada KADI. Saat itu, proses hibah lahan garapan dilakukan antara mantan anggota MPR RI Fikri Thalib dan Koswara yang waktu itu menjabat sebagai ketua RW 04 Cipayung berupa transaksi oper alih garapan.

“Saat itu, keadaan lahan tidak dalam keadaan sengketa, batas batasnya atau penggarapannya. Belum pernah oper alih garap kepada pihak lain,”ungkap Fikri Thalib.

Tak hanya disaksikan Ketua RW4 Cipayung Koswara. Sebab, dalam proses hibah juga disaksikan Ketua RT 04 Mahmud dan Ketua RW 05 Hasbulloh, serta Kepala Desa Cipayung Mulyana Waarmerkin dan dibukukan oleh Notaris Mudrikah SH M.Kn.

Ia juga memastikan bahwa saat dihibahkan, lahan tersebut tidak pernah dijaminkan pada pihak bank pemerintah maupun swasta. Terakhir, belum pernah dijaminkan atau diborgkan kepada bank pemerintah atau swasta.

“Proses hibah lahan ditandatangani oleh kedua belah pihak Fikri Thalib dan Koswara,”ungkapnya

Satu tahun setelah transaksi itu, bertepatan dengan hari Penyandang Cacat Internasional, Komite Advokasi Penyandang Cacat Indonesia (KAPCI pada tahun 2020 berganti nama menjadi KADI) mendapat kado istimewa berupa hibah tanah itu dari Fikri Thalib kepada KAPCI.

Namun, kini lahan tersebut justru direbut oleh PT Karunia Alam Abad (KAA).

Bendahara KADI, Ali Syahbana mengatakan bahwa lahan etrsebut memang sempat terlantar pada 2019. Namun KADI berencana membuat rumah singgah untuk para difabel. “Memang setelah sekian tahun, lahan itu sempat terlantar, pada tahun 2019 lalu, KADI berencana membuat rumah singgah dan klinik bagi difabel. Rencana itu, telah terwujud meski kecil, beberapa kali terjadi aktivitas,” kata Ali Syahbana menjelaskan.

Pernyataan Ali ini diaminkan oleh pengurus KADI yang lain, Gunawan.
” Kita berupaya mempertahankan lahan itu untuk kepentingan difabel,” pungkas Gunawan.

Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikais dari PT KAA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here