BOGOR DAILY – Pembangunan Jalur Bojonggede-Kemang (Bomang) dan RSUD Bogor Utara yang berlokasi di Kecamatan Parung terus berjalan meski pandemi Covid-19.
Kepala Program Pengendalian dan Pembangunan (Prodalbang) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, walau meski pandemi Covid-19 pembangunan infrastruktur menjadi prioritas Pemkab Bogor.
“Pembangunan Jalan Bomang terus berjalan. Tahun 2020 kita selesaikan jalur lambat mulai dari Jampang sampai Situ Nangerang,” katanya, Selasa (8/9/2020).
Walau pun tetap berjalan, pembangunan dua proyek besar di Kabupaten Bogor itu menggunakan protokol kesehatan Covid-19.
“Bahkan dalam proses pengerjaan konstruksi seperti ini,
dibentuk satuan tugas (satgas) untuk menangani Covid-19 sebagai pengawas kegiatan pekerjaan,” ucapnya.
Ajat menyebutkan, untuk pembangunan RSUD Utara di Kecamatan Parung progres saat ini sudah pada tahap pelelangan konsultan Detail Engineering Desain (DED).
“Untuk RSUD, informasi dari Dinkes sedang tahap pelelangan konsultan DED nya. Insya Allah perencanaan rampung tahun 2020,” jelasnya.
Sebelumnya, Pemkab Bogor menganggarkan Rp1,6 miliar untuk membuat detail engineering design (DED) dan review masterplan RSUD Bogor Utara yang berada di Desa Cogrek, Kecamatan Ciseeng pada APBD 2020.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mieke Kaltarina menjelaskan, tahun depan Dinas Kesehatan mengajukan anggaran untuk pembuatan DED, agar rencana pembangunan RSUD Bogor Utara bisa cepat terealisasi.
“Setelah lokasinya ada revisi, maka pada tahun 2020, kami baru menganggarkan Rp 1,6 miliar untuk pembuatan DED dan review master plan RSUD Bogor Utara,” ucapnya. (Andi)