Hot Abis! Foto Tanpa Bra PM Finlandia Pamer Belahan Dada

  • Whatsapp

BOGOR DAILY – Perdana Mentri Finlandia Sanna Marin bikin heboh netizen. Tapi bukan soal langkah politik atau kebijakan yang dibuatnya.

Melainkan gara-gara pose hotnya yang tanpa menggunakan bra untuk sebuah majalah trend.

Read More

Sanna Marin yang memperlihatkannya mengenakan blazer dengan garis leher rendah telah memicu keributan di media sosial.

Sebagian berpendapat foto itu tidak pantas bagi seseorang di posisinya, sementara tidak sedikit juga yang membelanya, dan memvoting foto serupa sebagai bentuk dukungan.

Diwartakan Sputnik, Marin, perdana menteri berusia 34 tahun dari Partai Sosial Demokrat Finlandia, tersangkut dalam kontroversi itu setelah berpose untuk majalah fesyen Trendi.

Dalam foto tersebut, Marin mengenakan blazer dengan garis leher yang menjuntai, tanpa kemeja dan tanpa bra.

Halaman Instagram majalah dengan cepat dibanjiri dengan kritik pedas dari pengguna media sosial, dengan banyak yang menyarankan bahwa gambar itu sangat tidak pantas untuk seseorang yang menjabat sebagai perdana menteri. Bagi mereka, hal itu diperparah dengan fakta bahwa foto tersebut diambil di halaman kediaman resmi perdana menteri, Kesäranta.

Namun, banyak surat kabar segera memberikan pembelaan kepada Marin, menyuarakan kekaguman pada “kecantikan”, “kekuatan”, dan “kemerdekaan”-nya.

Beberapa bahkan berani mengatakan bahwa Marin tanpa diragukan lagi adalah perdana menteri tercantik di dunia, yang tidak terlalu dibuat-buat mengingat dia adalah perdana menteri termuda di dunia.

Banyak pendukung Marin, terutama wanita, melakukan kampanye mereka sendiri untuk membela sang perdana menteri. Mereka berpakaian dan berpose seperti Marin, dan memunculkan tagar #imwithsanna.

Di tengah kontroversi, beberapa orang mengingat foto-foto pemimpin Finlandia sebelumnya yang tidak ortodoks dan benar-benar aneh, termasuk Presiden Urho Kekkonen yang sudah lama berdiri, yang digambarkan dengan pakaian seperti hipster, dan bahkan Carl Gustaf Mannerheim dengan telanjang di atas punggung kuda.

Marin dibesarkan oleh seorang ibu tunggal, yang kemudian menjalin hubungan sesama jenis, dan memiliki latar belakang kelas pekerja, bekerja sebagai kasir.

Dia menekankan bahwa dia adalah anggota pertama dalam keluarganya yang menyelesaikan sekolah menengah atas dan memperoleh pendidikan universitas, yang dia puji sebagai bentuk kesuksesan program kesejahteraan Finlandia. Sejak menjadi PM pada akhir 2019, dia mendapat banyak kekaguman dan kontroversi. (*)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *