BOGOR DAILY – Dibatasinya ruang pendidikan di Indonesia sejak adanya Covid-19, membuat Komunitas JongBobar berinisiatif menghasilkan dana adalah dengan membuka perpustakaan berjalan.
Perpustakaan yang mereka kelola tersebut berpindah pindah tempat. JongBobar mencari titik pusat keramaian atau tempat yang banyak dilalui pengguna jalan.
Selain perpustakaan berjalan, JongBobar juga menampilkan kemampuan seni bermusik. Mereka menghibur para pengunjung rumah makan atau cafe dengan alat musik musik sederhana.
“Kami berusaha semampunya agar bisa menggalang dana untuk kegiatan sosial kami. Saat mencari dana dengan menghibur orang, kami sepakat tidak harus meminjam atau menyewa alat musiknya. Itu supaya tidak keluar biaya tambahan. Kami ini semuanya pelajar, yang kondisi keuangannya terbatas,” ucap Kordinator Penggalangan Dana JongBobar, Albany Omar atau biasa dipanggil Koko.
Menurut Koko, hasil penggalangan dana akan diserahkan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Penyaluran dana kemanusiaan ini akan diserahkan pada Sabtu (3/10/2020).
“Kami akan membawa bantuan yang dibutuhkan warga korban banjir bandang Cicucurg. Semoga bisa meringankan beban musibah yang mereka alami,” kata Koko.
Adapun Ketua JongBobar, Marwan Maulana mengatakan, komunitasnya juga mempunyai program yang sudah terencana dan akan berjalan, misalnya tabungan yatim piatu. Program Tabungan Yatim Piatu ini menawarkan beberapa pilihan paket dan bisa diikuti remaja lain yang bukan anggota JongBobar.
“Kami berusaha semampunya agar bisa menggalang dana untuk kegiatan sosial kami. Saat mencari dana dengan menghibur orang, kami sepakat tidak harus meminjam atau menyewa alat musiknya. Itu supaya tidak keluar biaya tambahan. Kami ini semuanya pelajar, yang kondisi keuangannya terbatas,” ucap Koko.
Menurut Koko, hasil penggalangan dana akan diserahkan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Penyaluran dana kemanusiaan ini akan diserahkan pada Sabtu (3/10/2020). “Kami akan membawa bantuan yang dibutuhkan warga korban banjir bandang Cicucurg. Semoga bisa meringankan beban musibah yang mereka alami,” kata Koko.
Adapun Ketua JongBobar, Marwan Maulana mengatakan, komunitasnya juga mempunyai program yang sudah terencana dan akan berjalan, misalnya tabungan yatim piatu. Program Tabungan Yatim Piatu ini menawarkan beberapa pilihan paket dan bisa diikuti remaja lain yang bukan anggota JongBobar.

