BOGOR DAILY – Diduga tutup saluran mata air yang mengalir ke warga, tempat wisata Nirvana Valley diprotes. Pasalnya sejak berdirinya wisata tersebut warga sulit mendapatkam air dari pegunungan.
ADVERTISEMENT
Hal itu dibeberkan langsung oleh Camat Sukamakmur, Agus Manjar. “Iya, salura mata air tertutup, di beberapa wisata, salah satunya Nirvana Valley,” ungkap dia saat ditemui Bogordaily.
Agus, menjelaskan mata air yang ada di kawasan wisata tersebut sudah beberapa bulan ini sulit didapat warga. “Seharusnya boleh mendirikan wisata, namun perhatikan mata air salura warga jangan sampai tersendat, atau tidak mengalir,” terangnya.
ADVERTISEMENT
Dirinyapun mengeluhkan, saat mengetahui Villa Nirvana Valley baru baru ini menjadi wajib pajak.
ADVERTISEMENT
“Terus yang kemarin kemarin tidak bayar pajak, gimana mau berkembang pembangunan wilayah Sukamakmur,” tegurnya.
Saat ditanya mengenai perizinan Nirvana Valley, Agus menuturkan izin baru beberapa yang diurus. “Enak mah izin dilengkapi dahulu, biar enak buka wisatanya seperti wisata lainnya,”tegas dia