Via Ferrata Teknik Mendaki Tebing

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Travelling · 8 Des 2020 08:31 WIB

Via Ferrata Gunung Parang, Mendaki Tebing Lewat Tangga Besi.


 Via Ferrata Gunung Parang,  Mendaki Tebing Lewat Tangga  Besi. Perbesar

BOGOR DAILY – Olahraga panjat tebing, kini tidak seekstrim belasan tahun yang lalu. Dengan teknik via ferrata, memanjat tebing dengan tingkat kemiringan nyaris mencapai 90 ⁰ , sudah bisa dilakukan dengan mudah, dan bahkan sudah bisa dikategorikan sebagai ekowisata.

Anak kecilpun bisa menikmati, asal sudah melewati batas minimal tinggi badan, dan punya cukup nyali dan tidak takut ketinggian tentunya. Seperti Vinny, 11 tahun, yang ikut bervia ferrata bersama orangtuanya belum lama ini di Gunung Parang Purwakarta.

Semenjak pandemi covid-19, berwisata ke alam semakin digandrungi masyarakat. Menjauh ke tempat tempat terpencil yang tidak ramai pengunjung. ” Kami lebih sering menghabiskan akhir minggu ke tempat tempat yang tidak ramai seperti di mall. Habis bosan juga ya kalau di rumah terus menerus,” kata Gunawan, ayah Vinny.

Kata Via Ferrata berasal dari bahasa Italia, yang artinya Jalan Besi. Tebing batu dipakukan besi sehingga menyerupai anak anak tangga. Selama pendakian, tubuh pemanjat selain dikaitkan pada setiap anak tangga, juga akan dikaitkan pada tali baja berkekuatan 1 ton, yang ditancapkan dari atas tebing. Jadi cukup aman ya teman teman, tidak usah khawatir bila ingin mencobanya.

” Selain untuk menyalurkan hobby dan menghabiskan weekend, mendaki tebing ini bisa juga untuk memotivasi diri,” lanjut Gunawan. ” Jujur kita semua yang takut waktu turun tebing akhirnya bisa mengatasi rasa takut itu…” katanya lagi.

via ferrata

Di Indonesia, jalur pendakian Via Ferrata bermula di Gunung Parang, Purwakarta. Dipelopori oleh Sky Walker Via Ferrata di tahun 2014. Sekarang ada 4 operator di sana dengan jalur pendakian yang berbeda beda. Ketiga lainnya adalah Badega Cirangkong Gunung Parang, Badega Cihuni Gunung Parang , dan Consina Parang Via Ferrata.

via ferrata

Beberapa tahun terakhir, ada beberapa lokasi jalur pendakian besi yang dibangun di Indonesia.
Lokasi Via ferrata terakhir yang baru selesai dan diresmikan Desember 2019, berlokasi di Gunung Kelam, Sintang, Kalimantan Barat.

Berminat mencoba? Teman teman Bogor Daily.

Johnny Pinot.
Tinggal di Bogor

 
Artikel ini telah dibaca 261 kali

Baca Lainnya

4 Tips Touring Tetap Aman saat Musim Hujan

8 November 2022 - 10:10 WIB

Touring

Rekomendasi Lokasi Piknik Akhir Pekan di Bogor, Tempat Healing All In One

5 November 2022 - 13:20 WIB

Rekomendasi Lokasi Piknik Akhir Pekan di Bogor

Review Rekomendasi Resort di Selatan Bogor Paling Top

2 November 2022 - 15:19 WIB

Review Rekomendasi Resort di Bogor

Mengenal Itaewon Lokasi Tragedi Halloween, Tewaskan Ratusan Orang

31 Oktober 2022 - 15:11 WIB

Tragedi Halloween Itaewon

Tempat Healing Sesuai Zodiak, Silahkan Dicek!

24 Oktober 2022 - 18:07 WIB

Tempat Healing Sesuai Zodiak

Harga dan Fasilitas Rafting Package di LGE 

14 Oktober 2022 - 13:55 WIB

Rafting PACKAGE DI LGE
Trending di Travelling