Banjir Bandang Susulan Puncak Bogor Terjadi, Warga Sempat Terseret

  • Whatsapp
Kabupaten Bogor Berduka, Puncak Diterjang Banjir Bandang
Foto: Dok. Warga

Bogordaily-Banjir bandang susulan di kawasan Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, terjadi pada pukul 12.00 WIB. Dua orang diinformasikan sempat terseret lumpur. Keduanya selamat meski terluka.

“Tadi air sempat meluap lagi pukul 12.00 WIB. Ada dua orang yang sempat terbawa arus, terdorong lumpur. Tapi alhamdulillah selamat, hanya ada luka-luka dan sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Kades Tugu Selatan M. Eko Windiyana ditemui di lokasi banjir bandang, Selasa (19/1/2021).

“Jadi mereka itu lagi menghindari arus besar kan, kemudian jatuh karena terdorong lumpur,” ujar Eko menambahkan.

Eko menyebut banjir bandang kedua terjadi ketika warga mulai mencoba mengevakuasi barang-barang mereka yang tidak sempat terbawa usai banjir bandang pertama pada pukul 09.00 WIB.

“Jadi banjir bandang pertama jam sembilan (pagi) kemudian banjir bandang kedua tadi jam dua belas siang,” ucap Eko.

“Warga yang tinggal di sekitar lokasi banjir bandang semua diungsikan sementara. Khawatir terjadi lagi banjir bandang, resiko besar kalau tetap di lokasi,” dia menambahkan.

Diberitakan sebelumnya, bencana banjir bandang terjadi kawasan Puncak Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021). Ratusan warga diinformasikan mengungsi karena tempat tinggalnya dihantam lumpur akibat banjir bandang.

“Iya hari ini banjir bandang terjadi di sekitar Gunung Mas Puncak, Desa Tugu Selatan, Cisarua. Ini luapan dari sungai, dari bukit. Sementara kita masih mendata,” kata Kepala Tagana Kabupaten Bogor Taufik.

Taufik menyebut, saat ini warga diungsikan sementara ke tempat yang lebih aman karena khawatir terjadi banjir susulan dan menghindari hak-hal yang tidak diinginkan.

Informasi sementara, ada 464 jiwa dari 134 kepala keluarga diungsikan sementara ke tempat lebih aman di sekitar lokasi. Sementara petugas gabungan dari BPBD, Tagana, TNI dan Kepolisian sudah bersiaga di lokasi untuk membantu mengevakuasi warga.

“Untuk korban sampai saat ini belum ada laporan. Tetapi warga diungsikan dulu ke tempat aman,” kata Taufik.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *