Bima Arya Masuk 10 Besar Penerima Anugerah Kebudayaan PWI

Menu

Mode Gelap
Terputusnya Aliran Listrik PLN, Ini 3 Wilayah yang Terdampak Akibat Hujan Deras dan Angin, Pohon di Perum Taman Griya Tumbang Klarifikasi, Rachel Vennya: Aku Tidak Lakukan Karantina Sama Sekali Kota Bogor Diterpa Hujan Angin, Satu Mobil Ringsek Terkena Pohon Tumbang Penemuan Jasad Bayi di MTs Babakan, Kapolsek Jasinga: Diduga Dibuang Ibunya

Kota Bogor · 8 Jan 2021 23:45 WIB

Bima Arya Masuk 10 Besar Penerima Anugerah Kebudayaan PWI


 Walikota Bogor Dr. Bima Arya Sugiarto. (Foto CJ/bogordaily.net
Perbesar

Walikota Bogor Dr. Bima Arya Sugiarto. (Foto CJ/bogordaily.net

BOGOR DAILY – Wali Kota Bogor, Bima Arya menjadi salah satu kepala daerah dari 10 Bupati/Wali Kota calon penerima Anugerah Kebudayaan (AK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2021 di Jakarta.

Menurut pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2021, Yusuf Susilo Hartono, mayoritas nama Bupati/Wali Kota yang masuk nominasi AK-PWI 2021 merupakan akademisi muda yang bergelar doktor dari dalam dan luar negeri.

“Selain akademisi, mereka punya latar belakang birokrat, pengusaha, hingga politisi dari berbagai partai,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima.

​Ke-10 Bupati/Wali Kota tersebut adalah, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Bupati Tegal Dedy Yon Supriyono, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Bupati Parepare Taufan Pawe, Bupati Majalengka Karna Sobahi, Bupati Banggai Herwin Yatim, dan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Sementara untuk Dewan Juri terdiri dari Dr Nungki Kusumastuti yang dikenal sebagai pelaku seni dan Dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Rektor Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Prof Ninok Leksono (wartawan senior), Agus Dermawan T (pengamat dan penulis seni-budaya), Atal S Depari (Ketua Umum PWI Pusat) dan Yusuf Susilo Hartono (Wartawan senior kebudayaan/ Pelaksana AK-PWI).

Yusuf menyebutkan, tim dewan juri telah menyeleksi pendaftar calon penerima AK-PWI pada rapat di Jakarta, Selasa (5/1) dengan melakukan berbagai pendekatan dalam rekrutmen pendaftar, karena Covid-19 dan bersamaan dengan Pilkada serentak di 270 daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Pemilihan 10 nama kepala daerah tersebut dilakukan dengan pertimbangan proposal tentang visi pembangunan daerah berbasis kearifan lokal, yang diajukan para calon penerima AK-PWI 2021 dan diunggah di media sosial atau situs berbagi video.

“Unggahan itu dilakukan dalam dua gelombang (periode Oktober-November 2020),” katanya.

Dia menuturkan, PWI menerima 16 berkas dari 30 pendaftar selama dua gelombang tersebut.

“Setelah dua minggu, masing-masing anggota Tim Juri melakukan pembacaan, pendalaman, penilaian, terhadap berkas proposal berikut tautannya di media sosial dan video,” sebutnya.

Selanjutnya, 10 Bupati/ Wali Kota calon penerima AK PWI 2021 akan melakukan presentasi proposal dan tanya jawab (pendalaman) dihadapan Tim Dewan Juri secara daring pada tanggal 13-15 Januari 2021.

“Presentasi itu merupakan tahap akhir dari proses Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. Kalau proses ini lolos, bupati/wali kota tersebut berhak menerima trofi di acara puncak HPN yang biasanya dihadiri Presiden. Mengingat situasi pandemi, kami akan melakukan proses presentasi ini dengan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Yusuf.

Namun, sebelum melakukan presentasi proposal, 10 calon penerima AK PWI Pusat 2021 akan memperkenalkan diri secara daring kepada publik melalui aplikasi zoom meeting yang dapat diikuti oleh wartawan dan masyarakat. Dengan Meeting ID : 892 0650 0994 dan Passcode : kebudayaan pada hari Senin, 11 Januari 2021 jam 14.00 wib.

​​​​​​​Anugerah Kebudayaan PWI Pusat terselenggara atas kerja sama PWI dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKSI) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Tercatat, ​PWI sudah tiga kali menggelar Anugerah Kebudayaan. Setelah yang pertama pada HPN 2016 di Lombok, dan yang kedua, HPN 2020 di Banjarmasin.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Sertipikat Tanah di Tangan, Kebahagiaan di Hati Masyarakat Kota Bogor

20 Oktober 2021 - 21:31 WIB

Sertipikat tanah

Dedie Rachim Dampingi Menteri Teten Lihat Potensi Tanaman Hias di Minaqu Indonesia

20 Oktober 2021 - 19:37 WIB

Minaqu

Lokasi Strategis Summarecon Bogor Memiliki Pintu Exit In Tol Jagorawi

20 Oktober 2021 - 19:15 WIB

Terputusnya Aliran Listrik PLN, Ini 3 Wilayah yang Terdampak

20 Oktober 2021 - 17:28 WIB

Aliran listrik

Akibat Hujan Deras dan Angin, Pohon di Perum Taman Griya Tumbang

20 Oktober 2021 - 17:11 WIB

Tumbang

100 Personel Gabungan Grubuk Suryakencana, Ada Apa?

20 Oktober 2021 - 16:45 WIB

Gabungan
Trending di Kota Bogor