Kendalikan Harga, Toko Tani Indonesia (TTI) Gelar Pangan Murah

  • Whatsapp

Bogordaily.net – Kementerian Pertanian kembali menggelar pangan murah melalui Toko Tani Indonesia (TTI) di 10 lokasi pasar di Jabodetabek. Di antaranya Pasar Cijantung, Pasar Lenteng Agung, Pasar Pondok Labu, Pasar Cipete, Pasar Grogol, Pasar Depok Jaya, Pasar Agung, Pasar Sukasari, Desa Cilebut Barat dan Perumahan Pondok Bahar Permai.

Komoditas pangan yang dijual pasar mitra tani antara lain : Cabe Merah Keriting Rp. 24.000,-/kg, Bawang Merah Brebes Rp.28.000,-/kg, Bawang Merah Bulat Rp.25.000,-/kg, Bawang Putih Rp.35.000,-/kg, Beras Rp.8000/kg, Minyak Goreng Rp.11.500/liter dan Gula Pasir Rp.12.500/kg.

Gelar murah ini merupakan upaya untuk mengendalikan harga pangan di tingkat konsumen, sekaligus menyampaikan bahwa stok pangan dalam jumlah cukup sehingga harga komoditas pangan bisa murah dan tetap menguntungkan petani.

Artinya petani memperoleh keuntungan, pedagang memperoleh marjin keuntungan yang wajar, dan aksesbilitas masyarakat dalam pemenuhan bahan pangan dapat memperoleh harga yang murah dan terjangkau.

Kehadiran Toko Tani Indonesia (TTI) sangat strategis dalam upaya penyediaan pangan murah berkualitas bagi masyarakat.

Fluktuasi pasokan dan harga komoditas pangan yang terjadi selama ini tidak hanya dapat merugikan petani produsen, pengolah pangan, pedagang hingga konsumen, juga dapat mempersulit warga memperoleh pangan yang dibutuhkan, yang jika dibiarkan tidak hanya mempengaruhi pengendalian inflasi, juga bisa menimbulkan keresahan sosial.

Toko Tani Indonesia (TTI) yang digagas Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian merupakan salah satu upaya Pemerintah yang dilakukan untuk menjaga stabilitas harga baik di tingkat petani atau produsen dan di tingkat konsumen.

Melalui kegiatan ini, Gapoktan atau Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) dan Toko Tani Indonesia diberdayakan untuk dapat menjalankan fungsi sebagai lembaga distribusi dalam suatu rantai distribusi yang lebih efisien, sehingga dapat mengurangi disparitas harga antara produsen dan konsumen.

Kehadiran TTI dimasyarakat juga diharapkan mampu menstabilkan harga pangan, sehingga tidak berfluktuasi.

Caption : suasana gelar murah pasar mitra tani di Sukasari plaza. (Ibnu/bogordaily.net)

Penulis : Ibnu Galansa Montazeri.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *