Polresta Bogor Kota Siapkan 200 Polisi Ramadhan

  • Whatsapp
Polisi ramadhan
Kapolresta Bogor Kota Susatyo Purnomo Condro katakan Polresta Bogor Kota Siapkan 200 Polisi Ramadhan saat apel gabungan di lapangan Pusdikzi Zeni, di Jalan Sudirman pada Senin 12 April 2021. (Ibnu/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Menjelang Bulan suci Ramadan, Polresta Bogor Kota menyiapkan 200 polisi Ramadhan, untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) di tempat-tempat ibadah.

Kapolresta Bogor Kota Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dari 850 mesjid di wilayah Kota Bogor ada 187 mesjid yang memiliki jamaah cukup banyak.

“Kami menyiapkan polisi ramadhan sebanyak 200 itu khusus hanya untuk berkoraborasi dengan para marbot para DKM untuk sama sama bisa menerapkan protokol kesehatan ditempat tempat ibadah, sesuai dengan intruksi kementrian agama bagaimana menjalankan bulan ramadan untuk ibadah,” ujar Susatyo, kepada awak media, seusai melaksanakan apel gabungan di lapangan Pusdikzi Zeni, yang berlokasi di Jalan Sudirman, Senin, 12 April 2021.

Baca Juga  Alumni Regina Pacis Dukung Polresta Bogor Sumbang Bantuan Warga Terdampak Covid-19

Lanjut Susatyo, pihaknya dalam operasi kurma ini mengadakan dan menyiapkan personel-personel di 6 pos tetap yang cukup krodit di sore hari.

“Ada 6 pos tetap dalam operasi kurma ini yang kami siapkan ditempat tempat yang sudah disampaikan oleh Pak Wali itu krodit kalo sore, ada BNR, ada Pandu Raya, ada yang di Yasmin, Bubulak dan sebagainya itu memang kami siapkan untuk mencegah baik itu protokol kesehatan maupun gangguan Kantibmas, ada yang trek-trekan dan sebagainya,” katanya.

Nanti pihaknya melaksanakan operasi itu selama dua minggu, sebelum nanti dilaksanaanya operasi ketupat untuk menahan masyaratakat, agar tidak mudik ke kampung masing-masing.

Baca Juga  Polisi Bongkar Praktik Obat Ilegal di Cimanggu

Selanjutnya Susatyo menambahkan, akan memberikan sanksi jika ada yang melanggar protokol kesehatan sesuai perwali tentang protokol kesehatan.

“Sanksi tentu kita memacu kepada protokol kesehatan, disana ada perwali tentang protokol kesehatan. Tim pemburu PPKM kami tetap berjalan kami, kemudian juga tim Car Free Road tetap berjalan sehingga tidak jadi kerumunan kerumanan yang berpusat di satu titik kita akan sebar ketitik yang lain,”ungkapnya. Adv

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *