Tanggal 3 Juli Hingga 20 Juli 2021, Kota Bogor Terapkan PPKM Darurat

Menu

Mode Gelap
Presiden Jokowi Sapa Peserta Vaksinasi Merdeka di IPB Akibat Pohon Tumbang di Depok, Jalur KRL Bogor Masih Diperbaiki Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini!

Headline · 2 Jul 2021 06:20 WIB

3 Juli Hingga 20 Juli 2021, Kota Bogor Terapkan PPKM Darurat


 Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan, Beberapa hal untuk disosialisasikan kepada seluruh warga Kota Bogor, mengenai PPKM Darurat 3 Juli-20 Juli 2021.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan, Beberapa hal untuk disosialisasikan kepada seluruh warga Kota Bogor, mengenai PPKM Darurat 3 Juli-20 Juli 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Pemerintah pusat baru saja mengumumkan pemberlakuan PPKM Darurat mulai Sabtu, 3 Juli sampai 20 Juli 2021.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan, Beberapa hal untuk disosialisasikan kepada seluruh warga Kota Bogor, mengenai PPKM Darurat 3 Juli-20 Juli 2021.

Pertama adalah pemberlakuan Work From Home (WFH) 100 persen diluar sektor esensial.

Kedua adalah seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online.

Ketiga pusat pembelanjaan atau Mal ditutup untuk sementara. Namun supermarket, minimarket, pasar tradisional dan toko kelontong yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya sampai pukul 20:00 WIB.

Baca Juga  Pemkot Bogor Tunggu ACC Kemenhub soal Trem

“Apotek dan toko obat dibolehkan untuk buka 24 jam. Kemudian restoran, cafe, lapak, tempat jajanan hanya menerima layan antar dan tidak menerima makan di tempat,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya.

Lanjut Bima, tempat ibadah serta tampat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah  juga tutup untuk sementara.

Fasilitas umum kegiatan seni budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan juga ditutup untuk sementara.

Transportasi umum diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen,  dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga  Bima Arya Mau Bangun Trem. Ini Rute dan Konsepnya!

Untuk resepsi pernikahan dibatasi dengan dihadiri maksimal 30 orang. Dengan pembatasan protokol kesehatan yang ketat.

“Warga Bogor, Insya Allah Pemerintah Kota dan Satgas Kota Bogor akan berikhtiar maksimal untuk terus menambah tempat tidur, ruang isolasi bagi warga yang betul-betul membutuhkan,” ujarnya.

Sebagai penutup, Bima mengatakan, Pemerintah Kota juga memastikan bahwa semua bergerak saling berbagi, saling menolong, terutama memprioritaskan warga yang betul-betul membutuhkan pertolongan, baik medis maupun logistik.***

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Konsisten, Positivity Rate Selalu di Bawah Dua Persen

22 September 2021 - 23:05 WIB

Konsisten

Tangkal Hoaks, AMSI Jabar Gelar Pelatihan Literasi Berita

22 September 2021 - 21:20 WIB

AMSI

Tayangkan ‘Kuda Poni’ Live Bugil Hingga Masturbasi, Mango Live Terancam Pemutusan Akses

22 September 2021 - 17:38 WIB

Kuda Poni

DLH Ngaku Dilema untuk Menaikkan Biaya Retribusi Sampah

22 September 2021 - 16:10 WIB

Singkirkan Ronaldo dan Messi, Lewandowski Raih Sepatu Emas

22 September 2021 - 15:41 WIB

Wow… Anak Madonna Pamer Bulu Ketiak di Met Gala 2021

22 September 2021 - 15:15 WIB

Trending di Headline